Proyek Sodetan Ciliwung Mandek, Masih Tunggu Keputusan Anies

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana di situs outlet sodetan kali Ciliwung, Jalan Otista III, Kebon Nanas, Jakarta, 19 Oktober 2017. TEMPO/M. YUSUF MANURUNG

    Suasana di situs outlet sodetan kali Ciliwung, Jalan Otista III, Kebon Nanas, Jakarta, 19 Oktober 2017. TEMPO/M. YUSUF MANURUNG

    TEMPO.CO, Jakarta - Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane masih menunggu keputusan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terkait lokasi pembebasan lahan untuk melanjutkan proyek sodetan Ciliwung.

    "Menunggu penentuan lokasi dari Pak Gubernur untuk penerapan lokasi, lahan yang akan dibebaskan," kata Kepala BBWSCC, Bambang Hidayah, di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin, 24 Februari 2020.

    Ia menuturkan, wilayah yang terkendala pembebasannya ialah di Bidara Cina, Kampung Melayu, Jakarta Timur. Penetapan lokasi di Badara Cina ini sempat alot karena masyararakat di sana melayangkan gugatan atas Surat Keputusan Gubernur Nomor 2779 Tahun 2015.

    Gugatan ini diajukan lantaran adanya perubahan lokasi sodetan dari yang ditetapkan sebelumnya. Namun, perubahan lokasi tersebut dilakukan tanpa pemberitahuan kepada warga yang terdampak penggusuran akibat proyek sodetan Ciliwung. Pengadilan memenangkan gugatan ini sehingga pemerintah harus mengubah posisi.

    Secara total, Pemprov DKI Jakarta seharusnya melakukan pembebasan lahan 13 ribu meter persegi. "Dibebaskan dulu lahannya di kelurahan Bidara Cina," katanya. Proyek sodetan Sungai Ciliwung baru dikerjakan 600 meter dari total perencanaan 1.260 meter.



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wabah Virus Corona Datang, 13.430 Narapidana Melenggang

    Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly memutuskan pembebasan sejumlah narapidana dan anak demi mengurangi penyebaran virus corona di penjara