Rumah Banjir, Warga Bekasi Tewas Tersetrum Kabel Pompa Air

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi kesetrum. Shutterstock

    Ilustrasi kesetrum. Shutterstock

    TEMPO.CO, Bekasi - Banjir di Kota Bekasi, Jawa Barat menewaskan satu orang warga Kampung Mulyajaya RT 02 RW 02, Kelurahan Harapan Mulya, Medansatria. Dia adalah Faizin, 51 tahun, tewas tersetrum ketika banjir di rumahnya pada Selasa dini hari, 25 Februari 2020.

    Kapolres Metro Bekasi Kota, Komisaris Besar Wikonarko, mengatakan korban tersetrum sekitar pukul 04.00 WIB ketika hendak menyalakan pompa air di rumahnya yang mati. "Tanpa sengaja korban menginjak kabel yang masih ada arusnya," kata Wikonarko, Selasa, 25 Februari 2020.

    Menurut dia, korban tewas seketika di lokasi kejadian. Keluarga setempat membawa ke rumah sakit umum daerah (RSUD) Kota Bekasi. Karena tak divisum, korban lalu dibawa pulang lagi untuk dimakamkan. "Langsung dimakamkan hari ini," kata dia.

    Warga setempat, Ipung, 46 tahun mengatakan, banjir di wilayahnya mulai terjadi pukul 03.00 WIB akibat luapan air dari saluran lokal. Banjir di sana, kata dia, mencapai sebetis orang dewasa. "Banjir ini sudah yang kelima kalinya. Paling parah sekarang dibandingkan tahun baru," kata Ipung.

    Menurut dia, Faizin ditemukan tergeletak di ubin yang sudah penuh air akibat banjir. Khawatir masih ada aliran listrik, keluarga segera memadamkan listrik lalu mengevakuasi korban untuk dibawa ke rumah sakit. "Waktu kejadian banjir sudah sebetis orang dewasa," kata dia.

    ADI WARSONO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wabah Virus Corona Datang, 13.430 Narapidana Melenggang

    Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly memutuskan pembebasan sejumlah narapidana dan anak demi mengurangi penyebaran virus corona di penjara