9 Instruksi Anies Baswedan Hadapi Banjir Jakarta

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meninjau luapan Kali Ciliwung di Pintu Air Manggarai, Jakarta Pusat, 25 Februari 2020. Tempo/Imam Hamdi

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meninjau luapan Kali Ciliwung di Pintu Air Manggarai, Jakarta Pusat, 25 Februari 2020. Tempo/Imam Hamdi

    TEMPO.CO, Jakarta -DKI Jakarta Anies Baswedan menginstruksikan jajarannya untuk turun tangan membantu penanganan banjir yang tengah melanda Ibu Kota. Hal tersebut disampaikan Anies dalam keterangan tertulisnya pada Selasa, 25 Februari 2020.

    1. Siapkan evakuasi warga terdampak banjir. Pastikan tempat-tempat pengungsian segera siap. Kantor-kantor milik Pemprov DKI segera disiapkan sebagai tempat pengungsian.
    2. Siapkan dapur umum, pos kesehatan, tenaga kesehatan, obat-obatan makanan siap saji, air minum, alas tidur, toilet umum, dan segala kebutuhan lainnya.
    3. Pastikan keamanan warga di tempat tinggal dan di jalanan. Amankan warga dari bahaya listrik, pohon tumbang, dll.
    4. Bantu kelancaran lalu lintas, bantu mobilitas warga di jalan, amankan transportasi publik.
    5. Pastikan warga dan publik mendapat update informasi yang valid secara terus-menerus.
    6. Jangan posting foto-foto seremonial atau kegiatan kurang penting lainnya, gunakan grup-grup hanya untuk komunikasi penting dan mendesak.
    7. Khusus hari ini: tunda pertemuan/rapat yang tak mendesak. Seluruh jajaran turun membantu penanganan banjir. Koordinasi dengan wali kota/wilayah terdampak.
    8. Wali kota pimpin dan koordinasi seluruh kegiatan di lapangan dengan semua jajaran di wilayahnya. Arahkan jajaran wilayah tak terdampak untuk membantu wilayah terdampak.
    9. Seperti biasa, tetap pastikan keamanan, keselamatan dan kesehatan Ibu/Bapak semua dalam bekerja membantu warga.

    Anies Baswedan mengatakan banjir Jakarta hari ini, disebabkan hujan lokal yang cukup deras sejak Senin malam, 24 Februari 2020. Hujan lokal ini membuat sejumlah sungai di ibu kota meluap dan meluber ke sejumlah kawasan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.