Seorang Santri Tewas Tenggelam, Terapung di Kali Mampang

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi orang tenggelam. bellanaija.com

    Ilustrasi orang tenggelam. bellanaija.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Seorang santri tewas tenggelam di Kali Mampang, Jakarta Selatan, pada Selasa sore. Jasad korban ditemukan saat kondisi kali tengah pasang akibat banjir yang melanda di kawasan tersebut. 

    "Korban bernama Agus Wijayanto, 14 tahun, santri di Ponpes Darus Islah Kalibata Pulo, Pancoran," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yusri Yunus dalam keterangan tertulisnya, Rabu, 26 Februari 2020. 

    Yusri mengatakan, penemuan mayat itu ditemukan oleh warga di kali yang melintas di Jalan Mampang Prapatan XVI. Korban ditemukan dalam kondisi tertelungkup di kali yang banjir pada Selasa sore. 

    "Sebelumnya Bhabinkamtibmas kelurahan Kalibata Pancoran Aiptu Tofik mengatakan ada seorang santri Ponpes Darul Islah yang bernama Agus Wijayanto hanyut," ujar Yusri. 

    Agus hanyut saat berenang bersama teman-temannya di kali Mampang wilayah Kalibata Pulo sekitar pukul 09.00. Saat itu kondisi kali tengah pasang akibat banjir. 

    Untuk memastikan identitas korban, polisi pun sudah menghubungi pihak pondok pesantren. Hasilnya, korban betul bernama Agus, santri di pondok pesantren itu. 

    Santri tewas tenggelam ini menambah daftar korban tenggelam saat banjir Jakarta. Pada hari yang sama, seorang remaja tewas tenggelam usai menyelamatkan dua bocah hanyut saat berenang di Kali Tangki Lio, Jakarta Barat. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Memberlakukan Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar

    Presiden Joko Widodo telah menandatangai PP No 21 Tahun 2020 yang mengatur pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar menghadapi virus corona.