Tangerang Pasang Ini Atasi Banjir Luapan Kali Angke

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sujana dan Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah meninjau banjir di Total Persada, Kota Tangerang, Banten, Selasa, 25 Februari 2020. ANTARA

    Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sujana dan Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah meninjau banjir di Total Persada, Kota Tangerang, Banten, Selasa, 25 Februari 2020. ANTARA

    TEMPO.CO, Tangerang -Pemerintah Kota Tangerang memasang kisdam dalam menangani banjir yang disebabkan air limpasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Kali Angke.

    Wakil Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin di Tangerang Selasa mengatakan, hujan yang mengguyur Kota Tangerang dan sekitarnya pada Senin malam hingga Selasa dini hari menyebabkan banjir di 13 titik lokasi.

    "Bagian ini cepat dikasih kisdam, biar limpasan air bisa ditahan di bagian turap yang ada di depan" kata Sachrudin saat berada di Perumahan Pinang Griya.

    Dikatakannya, sebanyak 10 unit pompa sudah diaktifkan dan berharap air bisa cepat surut. Lalu BPBD juga sudah mengirim lima perahu karet dan 30 personel.

    "Kemudian saya juga telah mendapatkan laporan bahwa DAS Kali Cisadane masih terbilang aman, kita fokuskan pada DAS Kali Angke terlebih dahulu" ujarnya.

    Ditemui saat pantau ketinggian air, Camat Pinang, Kaonang menyebutkan luapan air Kali Angke yang menggenangi RW 05 dan RW 06 baru terjadi Selasa dini hari.

    "Sekitar 250 warga dari RW 05 dan 06 telah mengungsi akibat limpasan air Kali Angke dini hari tadi di Perumahan Pinang Griya, dapur umum juga telah tersedia di Kantor Kecamatan Pinang," jelas Kaonang.

    Untuk Perumahan Ciledug Indah, Camat Karang Tengah Matrobin menambahkan terdapat 15 RT dengan jumlah 380 Kepala Keluarga yang rumahnya tergenang banjir.

    "Sudah kita berikan himbauan untuk mengungsi dari banjir kepada 380 KK di 15 RT perumahan Ciledug Indah, hal tersebut guna meminimalisir resiko yang mungkin bisa terjadi," ujar dia.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.