Permukiman di Bekasi Masih Banjir Sepinggang Sampai Siang Ini

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga melintas di depan sekolah SD Negeri Margahayu Bekasi yang terendam banjir di Bekasi, Jawa Barat, Selasa, 25 Februari 2020. Intensitas hujan tinggi di wilayah Bogor maupun Bekasi dan meluapnya aliran kali Cikeas membuat sejumlah titik di daerah bekasi terendam banjir dengan ketinggian 30 - 200 cm. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    Warga melintas di depan sekolah SD Negeri Margahayu Bekasi yang terendam banjir di Bekasi, Jawa Barat, Selasa, 25 Februari 2020. Intensitas hujan tinggi di wilayah Bogor maupun Bekasi dan meluapnya aliran kali Cikeas membuat sejumlah titik di daerah bekasi terendam banjir dengan ketinggian 30 - 200 cm. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Bekasi - Banjir di sejumlah permukiman warga di Bekasi, Jawa Barat belum surut sampai dengan hari ini, Rabu, 26 Februari. Padahal, genangan di tempat mereka sudah lebih dari 12 jam sejak air naik pada kemarin pagi.

    Di Perumahan Masnaga, Bekasi Barat, ketinggian air masih sebetis orang dewasa. "Belum surut sampai sekarang, lama surutnya ini," kata Ayya melaporkan kondisi di lingkungannya pada Rabu, 26 Februari 2020 sekitar pukul 11.00 WIB.

    Banjir sepinggang orang dewasa masih terjadi di Perum Harapan Baru 1 dan 2 di Kelurahan Kotabaru. Akibat banjir Bekasi ini, aktivitas penduduk di sana lumpuh.

    Di Jatiasih seperti kompleks Dosen IKIP dan Bumi Nasio Indah juga masih terendam banjir hingga satu meter.

    Sementara itu di Kabupaten Bekasi masih sepinggang orang dewasa masih terjadi di Perum Graha Prima Blok H, Cibitung. Warga di sana, Yada mengatakan, korban banjir mulai membutuhkan makanan cepat saji. "Korban banjir membutuhkan bantuan makanan," kata dia.

    Di pesisir Bekasi banjir mulai menyergap permukiman di Kecamatan Muara Gembong dinihari tadi. Banjir disebabkan meluapnya Kali Citarum yang debitnya meningkat signifikan karena kiriman air dari hulu di Purwakarta. "Tanggul di Kedung Bokor jebol," demikian keterangan pemerintah desa Pantai Bakti lewat akun instagramnya.

    ADI WARSONO


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.