Banjir Bekasi: 3 Orang Tewas, 1 Hilang Terseret Arus

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto udara banjir di Jalan Kartini, Bekasi, Jawa Barat, Selasa, 25 Februari 2020. Intensitas hujan tinggi di wilayah Bogor maupun Bekasi dan meluapnya aliran kali Cikeas membuat sejumlah titik di daerah bekasi terendam banjir dengan ketinggian 30 - 200 cm. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    Foto udara banjir di Jalan Kartini, Bekasi, Jawa Barat, Selasa, 25 Februari 2020. Intensitas hujan tinggi di wilayah Bogor maupun Bekasi dan meluapnya aliran kali Cikeas membuat sejumlah titik di daerah bekasi terendam banjir dengan ketinggian 30 - 200 cm. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Bekasi - Banjir Bekasi yang terjadi pada Selasa, 25 Februari 2020 menyebabkan tiga orang meninggal dunia. Sementara satu warga masih dalam pencarian karena terseret arus.

    Korban tewas antara lain Airil Amrih, 15 tahun, Faizin (51), dan Muhammad Jamil (9). Sedangkan warga yang masih dalam pencarian adalah Faisal Amri (25).

    Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi, Karsono, dua orang korban, yakni Faisal dan Airil adalah warga di Bekasi Barat. Airil ditemukan tewas setelah terseret arus ketika banjir di Perumahan Harapan Baru sedangkan Faisal sampai sekarang masih dalam pencarian.

    Sementara itu, Faizin adalah korban banjir yang tewas tersetrum di rumahnya di Kampung Mulyajata, Harapan Mulya, Medansatria. Faizin tersetrum ketika sedang mencabut kabel pompa air di rumahnya yang tengah banjir. 

    Satu korban lainnya ialah Muhammad Jamil. Dia ditemukan tewas setelah bermain air di saluran belakang Stadion Patriot Candrabhaga, Jalan Guntur Raya, Kayuringin, Bekasi Selatan.

    Juru bicara Polres Metro Bekasi Kota, Komisaris Erna Ruswing Andari, mengatakan petugas gabungan saat ini masih melakukan pencarian korban hilang yang terbawa arus Kali Cakung di Perumahan Harapan Baru 1, Bekasi Barat. "Tim rescue dari Damkar dengan menggunakan perahu karet masih menyisir kali mencari korban yang terseret arus," kata Erna pada Rabu, 26 Februari 2020.

    ADI WARSONO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.