Kepala BPBD Mundur, Anies Baswedan Sebut Banjir Bisa Ditangani

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menghadiri acara peringatan HUT ke-12 Partai Gerindra di kantor DPP Gerindra, Ragunan, Jakarta Selatan, Kamis, 6 Februari 2020. TEMPO/Putri.

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menghadiri acara peringatan HUT ke-12 Partai Gerindra di kantor DPP Gerindra, Ragunan, Jakarta Selatan, Kamis, 6 Februari 2020. TEMPO/Putri.

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menegaskan mundurnya Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Subejo tidak berpengaruh terhadap penanganan banjir Jakarta. "Gak gak ngaruh," ujar Anies saat ditemui di kawasan Ancol, Jakarta Utara, Rabu 27 Februari 2020.

    Anies mengatakan telah menunjuk Kepala Pelaksana Harian BPBD DKI, yaitu Sabdo Alaf sebagai pengganti sementara. "Plh-nya sudah ada," ujarnya.

    Kepala Bidang Kepegawaian Daerah DKI, Chaidir, menyebutkan Subejo mengundurkan diri karena ingin alih fungsi ke widyaiswara di penanggulangan bencana. "Mulai dari Senin," ujarnya.

    Chaidir menyebutkan salah satu pertimbangan Subejo alih fungsi ke widyaiswara karena masa pensiun sampai umur 65 tahun, sedangkan kalau pegawai negeri sipil hanya 60 tahun. Saat ini, kata dia, usia Subejo sudah 59 tahun.

    Kepala Pusat Data Informasi BPBD DKI, Muhamad Insyaf, membenarkan jika Subejo sudah mundur dari kepala BPBD. Saat ini kepala BPBD DKI dipegang oleh Sabdo Kurnianto selaku kepala pelaksana harian. Insyaf mengatakan PLH tersebut berlaku hingga BPBD DKI memiliki kepala baru.

    TAUFIQ SIDDIQ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.