Bekasi Banjir, Pengantin Baru Ini Tetap Gelar Resepsi

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pasangan pengantin di Desa Pantai Makmur, Tarumajaya, Bekasi menemus banjir menggunakan perahu karet. Foto: istimewa

    Pasangan pengantin di Desa Pantai Makmur, Tarumajaya, Bekasi menemus banjir menggunakan perahu karet. Foto: istimewa

    TEMPO.CO, Bekasi - Banjir yang melanda Kabupaten Bekasi sejak dua hari terakhir tak menghalangi pasangan pengantin baru untuk menggelar resepsi. Sekelompok relawan yang ada di Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi pada Rabu siang, 26 Februari 2020 ikut membantu mengantarkan pengantin baru yang terjebak banjir. 

    "Ada yang menelepon kalau ada pengantin mau nyorog (ke rumah mertua)," kata Anggota Pramuka Peduli Scout Rescue 0921, Obi Akbhar ketika dihubungi pada Rabu malam, 26 Februari 2020.

    Obi bersama dengan Dewan Kerja Ranting (DKR) Kecamatan Tarumajaya bergegas menuju ke lokasi membawa satu unit perahu karet milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Pengantin baru ini ingin merayakan pesta di Kampung Sungai Atap, Desa Pantai Makmur. "Kami langsung membawa si pengantin itu ke rumah mertuanya," kata Obi.

    Menurut dia, pasangan pengantin tersebut rupanya baru selesai melaksanakan akad nikah. Ketika hendak ke lokasi hajatan yang merupakan kediaman mempelai, akses jalan tertutup air setinggi paha orang dewasa. "Banjir sejak kemarin sampai sekarang belum surut," ucap Obi.

    Pasangan pengantin itu pun naik ke atas perahu karet. Tim relawan mendorong sampai ke lokasi hajatan yang juga terendam banjir hingga sepaha orang dewasa. Sampai di lokasi, hajatan tetap digelar di dalam rumah yang rupanya tidak sampai tergenang air. "Rumahnya lumayan tinggi, kami juga dikasih jamuan," kata Obi.

    ADI WARSONO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.