Lahir di Planetarium, Bayi Rohayani Dinamai Febriani Planetari

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rohayani (30 tahun) melahirkan anak keduanya saat mengunjungi Planetarium Taman Ismail Marzuki atau TIM Jakarta, Kamis, 27 Februari 2020. Foto: Antara

    Rohayani (30 tahun) melahirkan anak keduanya saat mengunjungi Planetarium Taman Ismail Marzuki atau TIM Jakarta, Kamis, 27 Februari 2020. Foto: Antara

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyiapkan nama untuk anak Rohayani (30 tahun), warga yang melahirkan di Planetarium Taman Ismail Marzuki (TIM). Nama bagi sang bayi rupanya tak jauh dari unsur tempat wisata yang terletak di Jakarta Pusat itu. 

    "Tadi masih di bahas (nama bayinya). Itu (diusulkan) Febriani Planetari Marzuki. Nama yang indah, ada unsur planetariumnya. Ini nama diberikan dari TIM dan disarankan ke pihak keluarga," kata Kepala Dinas Kebudayaan DKI Jakarta Iwan Henry Wardhana, Kamis, 27 Februari 2020.

    Iwan mengatakan anak yang dilahirkan di lobi Planetarium TIM itu sangat mungkin mendapatkan kelebihan dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta karena lahir di tempat bersejarah bagi kebudayaan Jakarta. "Mudah-mudahan ada 'privilege' (hak istimewa) buat ananda. Nanti sampai besar, dia mungkin dapat gratis terus-terusan berkunjung ke Planetarium TIM," kata Iwan.

    Iwan mengatakan biaya persalinan Rohayani nantinya ditanggung secara penuh oleh Pemprov DKI. Sebelum melahirkan anak kedua, Rohayani yang tengah hamil tua berkunjung ke Taman Ismail Marzuki untuk menemani anaknya, Anggi.

    Anggi disebut sedang melakukan kegiatan belajar lapangan bersama rombongan Taman Kanak-Kanak Al Husna Rawa Buaya di Planetarium TIM.
    Tidak lama setelah sampai di TIM, Rohayani mengeluh perutnya merasa mulas dan segera berjongkok usai merasakan kontraksi.

    Pada 10.20 WIB, Rohayani berhasil melahirkan bayi perempuan dengan bantuan petugas Planetarium dan rekan-rekan rombongan TKK Al Husna di depan lobi Planetarium TIM. Hingga saat ini, Rohayani dan bayinya mendapatkan penangan medis di Puskesmas Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wabah Virus Corona Datang, 13.430 Narapidana Melenggang

    Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly memutuskan pembebasan sejumlah narapidana dan anak demi mengurangi penyebaran virus corona di penjara