Polisi Tangguhkan Penahanan Penabrak Ibu Hamil di Palmerah

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rekaman CCTV lokasi kecelakaan di Palmerah, Jakarta Barat, Kamis, 27 Februari 2020. Foto: Antara

    Rekaman CCTV lokasi kecelakaan di Palmerah, Jakarta Barat, Kamis, 27 Februari 2020. Foto: Antara

    TEMPO.CO, Jakarta- Polisi menangguhkan penahanan FMS, pengendara mobil yang menabrak ibu hamil berinisial ER, 26 tahun. Penangguhan penahanan, kata Kepala Unit Kecelakaan dan Lalu Lintas Kepolisian Resor Jakarta Barat, Ajun Komisaris Teguh, dilakukan pada Kamis, 27 Februari 2020.

    FMS sebelumnya sempat ditahan sejak hari Senin, 24 Februari 2020, setelah diperiksa dan ditetapkan sebagai tersangka kasus kecelakaan tersebut. “Dilakukan penangguhan penahanan,” kata Teguh saat dikonfirmasi wartawan, pada Jumat, 28 Februari 2020.

    Menurut Teguh, keluarga FMS menjadi penjamin penangguhan penahanannya. Ia juga mengatakan karyawan swasta itu kooperatif dengan melapor setiap hari ke Satuan Lalu Lintas Polres Jakarta Barat.

    Polisi menjerat FMS dengan Pasal 310 ayat 3 juncto Pasal 310 ayat 4 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2002 tentang Lalu Lintas. Polisi juga menerapkan Pasal 281 UU yang sama tentang berkendara tanpa memiliki Surat Izin Mengemudi.

    Dalam kasus ini, ER tewas tertabrak mobil di kawasan Palmerah, Jakarta Barat. ER yang tengah hamil lima bulan sempat terdorong oleh mobil hingga tergencet tiang listrik.

    Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, Komisaris Fahri Siregar, mengatakan insiden itu terjadi karena pengemudi salah injak pedal mobil. "Pelaku memasuki gigi D untuk berjalan perlahan dan hendak menginjak pedal rem, tapi ternyata yang diinjak adalah pedal gas," ujar Fahri dalam keterangan tertulis, Kamis, 27 Februari 2020.

    Fahri menerangkan korban awalnya tengah menyeberang jalan sekitar pukul 13.23 WIB. Saat itu mobil Toyota Rush yang dikemudikan FMS tengah parkir dengan kondisi mesin hidup.

    Setelah ER sampai di seberang jalan, mobil yang dikemudikan FMS mulai berjalan pelan. Namun pengemudi tak bisa mengendalikan laju mobil hingga menabrak ER yang tengah membelakangi mobil.

    Korban sempat terseret beberapa meter dan tergencet di tiang listrik. Bersamaan dengan itu mobil pelaku baru bisa berhenti. "Kemudian pelaku bersama saksi membawa korban ke RS Bhakti Mulya Slipi, Jakarta Barat untuk diberikan pertolongan, tapi korban meninggal pada pukul 16.10 WIB," ujar Fahri.

    Insiden tabrakan itu terekam kamera CCTV dan sempat tersebar di media sosial. Dalam video berdurasi 58 detik itu, terlihat detik-detik kecelakaan di Palmerah.

    M JULNIS FIRMANSYAH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.