Hadiri Musda Golkar, Anies Baswedan Bicara Kematangan Politik

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menghadiri penyerahan kunci 385 rumah yang dibedah dan 17 bantuan rumah korban banjir di Universitas Negeri Jakarta, Jakarta Timur, 20 Februari 2020. Bedah rumah dilakukan oleh Badan Amil, Zakat, Infak dan Sadekah DKI. Tempo/Imam Hamdi

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menghadiri penyerahan kunci 385 rumah yang dibedah dan 17 bantuan rumah korban banjir di Universitas Negeri Jakarta, Jakarta Timur, 20 Februari 2020. Bedah rumah dilakukan oleh Badan Amil, Zakat, Infak dan Sadekah DKI. Tempo/Imam Hamdi

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedanhttps://metro.tempo.co/read/1311316/survei-banjir-jakarta-pengaruhi-elektabilitas-anies-baswedan, bicara soal kematangan berpolitik saat menghadiri Musyawarah Daerah DPD Partai Golkar DKI Jakarta. Menurut dia, dalam berpolitik memerlukan kematangan. 

    "Bagaimanapun juga proses politik membutuhkan kematangan, membutuhkan kemampuan mengelola aspirasi secara matang," ujar Anies dalam sambutannya di DPD Golkar DKI di Cikini Jakarta Pusat, Sabtu, 29 Februari 2020.

    Anies mengatakan salah satu bentuk dari kematangan politik adalah kemampuan mengelola dan memahami perbedaan. Ia menilai demokrasi Indonesia berkembang dengan berbagai jenis partai yang berbeda satu sama lain.

    Mantan menteri pendidikan dan kebudayaan ini menyebutkan meski berbeda bukan berarti menjadi musuh politik, tapi yang ada ialah lawan politik. "Dan kita sadar bahwa lawan bukan musuh. Kalau musuh bisa menghabisi, kalau lawan saling menguatkan," ujarnya.

    Anies mencontohkan dalam pertandingan sepak bola. Ia menyatakan dalam sepak bola tidak ada istilah tim A musuh tim B, tetapi yang ada adalah tim A lawan tim B.

    Sedangkan di ranah politik, lanjut dia, ada istilah lawan debat yang artinya teman berpikir. Lalu lawan partai bisa disebut sebagai teman berdemokrasi. "Mudah-mudahan ini jadi kematangan kita dalam berdemokrasi," ujar Anies Baswedan.

    TAUFIQ SIDDIQ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penjelasan Bamsoet Terkait Aturan Kepemilikan Senjata Api 9mm

    Bamsoet meluruskan pernyataan terkait usul agar Polri memperbolehkan masyarakat memiliki senjata api 9mm untuk membela diri. Mengacu pada aturan.