Pintu Air Manggarai Siaga 3 atau Waspada Senin Dinihari

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tumpukan sampah terlihat di pintu air Manggarai, Jakarta, Jumat, 3 Januari 2020. Sampah yang terbawa dari aliran sungai Ciliwung tersebut didominasi oleh sampah rumah tangga dan potongan kayu atau ranting pohon. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Tumpukan sampah terlihat di pintu air Manggarai, Jakarta, Jumat, 3 Januari 2020. Sampah yang terbawa dari aliran sungai Ciliwung tersebut didominasi oleh sampah rumah tangga dan potongan kayu atau ranting pohon. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD DKI Jakarta mencatat kenaikan tinggi muka air di Pintu Air Manggarai mencapai 785 cm pada Senin dinihari pukul 03.00. Dengan ketinggian air itu, status pintu air itu dinyatakan waspada atau siaga III.

    Informasi kenaikan tinggi muka air itu disampaikan melalui akun resmi Twitter BPBD DKI Jakarta berdasarkan data dari Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta.

    BPBD DKI meminta warga untuk melakukan antisipasi, khususnya di wilayah Gondangdia, Grogol, Kalianyar, Palmerah, Karet Tengsin, dan Kota Bambu Barat. Selain itu, warga Kota Bambu Selatan, Menteng, Petamburan dan Tomang juga diimbau untuk waspada potensi banjir kembali datang.

    Terkait dengan kenaikan tinggi muka air di Manggarai itu, BPBD DKI melakukan penyebaran informasi kepada lurah serta warga yang tinggal di bantaran sungai melalui media sosial seperti Twitter, Facebook, laman dan aplikasi percakapan Whatsapp.

    BPBD DKI juga menginformasikan kondisi siaga III itu kepada para camat dan lurah melalui grup Whatsapp kebencanaan.

    Selain pemantauan pintu air Manggarai, BPBD juga melaporkan tinggi muka air di Pos Pantau Pesanggrahan pada pukul 03.00 WIB sudah menurun mencapai 130 cm atau statusnya normal. Sebelumnya pos pantau Kali Pesanggrahan itu berstatus siaga dengan ketinggian 160 cm.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.