Harga Masker Sempat Turun, Penjual Ini Takut Stok Berlebihan

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengunjung membeli cairan pembersih tangan (hand sanitizer) di Pasar Pramuka, Jakarta, Senin, 2 Maret 2020. TEMPO/Lani Diana

    Pengunjung membeli cairan pembersih tangan (hand sanitizer) di Pasar Pramuka, Jakarta, Senin, 2 Maret 2020. TEMPO/Lani Diana

    TEMPO.CO, Jakarta -Salah satu penjual di Pasar Pramuka, Riky Dinata Safriyadi, menyebut harga masker merek Sensi sempat menurun 20-30 persen sejak lima hari terakhir.

    Menurut Riky, permintaan yang semakin sedikit membuat harga turun. Satu boks masker Sensi dibanderol Rp 300 ribu di tokonya.

    "Kemarin sempat Rp 350 ribu cuma permintaan sedikit," kata Riky saat ditemui di Pasar Pramuka, Jakarta Timur, Senin, 2 Maret 2020.

    Permintaan masker kemudian melonjak lagi setelah Presiden Joko Widodo alias Jokowi mengumumkan dua WNI positif virus corona atau disebut COVID-19. Meski begitu, Riky takut untuk menambah pasokan masker lebih banyak lagi.

    Dia belajar dari pengalaman sebelumnya ketika harga masker melambung tinggi, tapi tiba-tiba turun bebarengan dengan permintaan pasar yang berkurang. "Mau nyetok banyak juga takut. Kalau kembali normal harganya gimana," ujar dia.

    "Apalagi sekarang kalau pesan di tempat yang enggak jelas juga takut," lanjut dia.

    Penjual lain bernama Rifani memaparkan, peminat masker memang sempat menurun. Warga, tutur dia, banyak memborong masker selama pertengahan Januari hingga pertengahan Februari. Permintaan kemudian berkurang sejak akhir Februari.

    "Tapi pas hari ini ketahuan di Depok ada corona, semuanya langsung nyerbu. Soalnya ramai banget tadi (pembelinya)," ucap Rifani.

    Pantauan Tempo, warga memadati Pasar Pramuka hari ini. Mereka mayoritas memburu masker dan pembersih tangan (hand sanitizer). Ada yang beli satu hingga puluhan boks masker atau botol hand sanitizer.

    Harganya variatif tergantung jenis dan merek produk. Satu boks masker bedah (surgical mask) dibanderol kisaran Rp 270-400 ribu. Sementara masker N95 mencapai Rp 1,1 juta.

    Seorang petugas menyatakan harga sarung tangan dan hand sanitizer mulai naik. Sarung tangan dari Rp 42 ribu per boks menjadi Rp 50 ribu. Sementara hand sanitizer gel dari Rp 50 ribu per botol menjadi Rp 110 ribu.

    Sebelumnya, kasus pertama Virus Corona di Indonesia diumumkan langsung oleh Jokowi. Pasien adalah seorang ibu usia 64 tahun dan anak perempuannya berumur 31 tahun. Keduanya kini dirawat di Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso, Jakarta Utara.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.