Virus Corona, Jakpro Sebut Formula E Masih Sesuai Jadwal

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengunjung monas melintas di dekat uji coba aspal yang bakal digunakan dalam balap Formula E di Kawasan Monas, Medan Merdeka Timur, Jakarta, Sabtu, 22 Februari 2020. PT Jakpro sebagai Penyelenggara balap Formula E di Monas, Jakarta Pusat menyatakan uji coba pengaspalan Monas untuk memilih jenis aspal yang tidak merusak Cobblestone Monas saat dibongkar nanti. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    Pengunjung monas melintas di dekat uji coba aspal yang bakal digunakan dalam balap Formula E di Kawasan Monas, Medan Merdeka Timur, Jakarta, Sabtu, 22 Februari 2020. PT Jakpro sebagai Penyelenggara balap Formula E di Monas, Jakarta Pusat menyatakan uji coba pengaspalan Monas untuk memilih jenis aspal yang tidak merusak Cobblestone Monas saat dibongkar nanti. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta -PT Jakarta Propertindo atau Jakpro sebagai penyelenggaraan balap Formula E di Jakarta menyatakan jadwal balap mobil listrik itu masih sesuai jadwal.

    "Formula E sesuai agenda 6 Juli," ujar Deputy Director Communications Formula E Jakpro, Hilbram Dunar, saat dihubungi 3 Maret 2020.

    Hilbram mengatakan bahwa Jakpro membahas kondisi saat ini terutama terkait adanya kasus penularan virus corona dengan terjangkitnya dua orang warga Depok.

    Kondisi tersebut kata dia juga sudah dikomunikasikan dengan Formula E Operation. "Sudah. Semua pihak mencermati kondisinya. Tentunya kami mengutamakan kepentingan masyarakat luas," ujarnya.

    Hilbram mengatakan bahwa saat ini Jakpro masih terus mempersiapkan untuk Formula E. Pada bulan lalu Jakrpo telah memulai uji coba metode pengaspalan yang akan dipilih untuk sirkuit Formula E.

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah mengeluarkan kebijakan untuk  tidak bakal mengeluarkan izin kegiatan yang mengumpulkan orang dalam jumlah besar untuk mencegah penularan virus Corona.

    "Pemprov tidak akan keluarkan izin baru kegiatan perkumpulan orang dengan jumlah besar. Yang sudah telanjur keluar akan direview," kata Anies, 2 Maret 2020.

    Dua kasus pertama virus Corona di Indonesia ini diumumkan langsung oleh Presiden Jokowi, siang ini. Mereka adalah ibu dan putrinya yang masing-masing berusia 64 tahun dan 31 tahun, berdomisili di Depok, Jawa Barat. Kedua warga Depok itu akan diisolasi selama 14 hari dan dilakukan cek ulang di RSPI Sulianti Saroso.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.