Polda Metro Jaya Bongkar Penimbunan Masker di Apartemen

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Selasa, 3 Desember 2019. TEMPO/Lani Diana

    Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Selasa, 3 Desember 2019. TEMPO/Lani Diana

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepolisian Daerah Metro Jaya kembali membongkar praktik penimbunan masker di tengah kasus virus corona yang masuk ke Indonesia. Kali ini praktik tak terpuji itu dilakukan oleh seseorang di sebuah apartemen kawasan Tanjung Duren, Jakarta Barat.

    "Benar (ada praktik penimbunan masker yang terbongkar)," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yusri Yunus saat dikonfirmasi, Selasa, 3 Maret 2020.

    Yusri tak merinci kasus penimbunan masker itu lebih lanjut. Sebab, pihaknya baru akan merilis kasus itu besok. Ia hanya menjelaskan jumlah masker yang disita mencapai ratusan kardus.

    "Ada 350 kardus berbagai merek yang kami sita," kata dia.

    Sebelumnya, Polda Metro Jaya menggerebek gudang penimbunan dan produksi masker ilegal di Central Cakung, Jakarta Utara pada Kamis, 27 Februari lalu. Polisi menyita 60 dus berisi 3 ribu boks masker siap edar. Tempat produksi masker tersebut tak memiliki izin.

    Yusri sebelumnya mengatakan, polisi akan memburu para penimbun masker tersebut. Warga Ibu Kota sebelumnya menyerbu Pasar Pramuka untuk membeli masker dan pembersih tangan setelah pengumuman adanya dua warga Depok terinfeksi virus corona.

    Adapun harga masker saat ini sudah selangit. Satu boks mencapai sekitar Rp 250 ribu lebih.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hati-hati, Ada 5 Tempat Rawan Penularan Virus Corona di Kantor

    Penelitian mengumpulkan daftar lima titik risiko penyebaran Covid-19 di kantor. Sejumlah titik penularan virus corona sering kita abaikan.