Tetangga Pasien Positif Corona: Jangan Hakimi dan Sebarkan Foto

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ruang isolasi Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Prof DR Sulianti Saroso. Dok.TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

    Ruang isolasi Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Prof DR Sulianti Saroso. Dok.TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

    TEMPO.CO, Depok – Pasca ditetapkan positif terserang virus corona, dua warga Depok menjadi topik perbincangan. Imbasnya, tak hentinya masyarakat memperbincangkan kejadian itu, bukan hanya sang pasien, tempat tinggal pasien pun tak luput dari perbincangan.

    Hal ini lantas memicu komentar warga. Salah satu warga yang tinggal dekat rumah pasien, Anis Hidayah mengatakan, menjadi tidak nyaman dan meminta tidak lagi memberitakan soal kediaman pasien.

    “Cukup!!! Kami warga di sini juga punya hak atas rasa aman dan nyaman di tempat tinggal kami,” tulis Anis dalam keterangan yang diterima Tempo, Rabu 4 Maret 2020. Ia mempersilakan Tempo untuk mengutip pernyataannya yang tersebar di media sosial. "Dikutip aja ya. Makasih." 

    Lebih jauh, Anis mengatakan, pasien yang positif corona merupakan tokoh di perumahan itu.“Tetapi beliau tetap membumi, ramah kepada semua warga, bergaul dan peduli sama kami,” kata dia.

    Anis mengaku beberapa kali warga selalu diajak olahraga bersama, bertanam organik bersama, diskusi dan sebagainya. “So, stop menghakimi pasien. Stop menyebarkan foto-foto pasien. Kita doakan bersama semoga kedua pasien segera sembuh dan kembali beraktifitas dan berkumpul dengan kami lagi,” tulis Anis.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wabah Virus Corona Datang, 13.430 Narapidana Melenggang

    Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly memutuskan pembebasan sejumlah narapidana dan anak demi mengurangi penyebaran virus corona di penjara