Arab Saudi Setop Umrah di 2020, Biro Umrah Depok: Jemaah Rugi

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah calon jamaah umrah yang batal berangkat ke Jeddah lewat Singapura tiba di Bandara International Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang, Sumatera Selatan, Jumat 28 Februari 2020. Sebanyak 112 orang calon jamaah umrah dari Sumatera Selatan melalui bandara Changi, Singapura dipulangkan kembali ke tanah air akibat adanya penangguhan visa umrah dan wisata yang dikeluarkan Kerajaan Arab Saudi terkait penyebaran virus corona. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi

    Sejumlah calon jamaah umrah yang batal berangkat ke Jeddah lewat Singapura tiba di Bandara International Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang, Sumatera Selatan, Jumat 28 Februari 2020. Sebanyak 112 orang calon jamaah umrah dari Sumatera Selatan melalui bandara Changi, Singapura dipulangkan kembali ke tanah air akibat adanya penangguhan visa umrah dan wisata yang dikeluarkan Kerajaan Arab Saudi terkait penyebaran virus corona. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi

    TEMPO.CO, Depok -Pemilik Safarah Ziarah Haramain Tour & Travel, Idrus Al Gadri mengatakan, adanya larangan Pemerintah Arab Saudi melaksanakan umrah terkait karena antisipasi virus Corona, akan merugikan calon jemaah.

    Ada puluhan calon jemaah umrah yang terlanjur mendaftar bakal merugi.

    “Yang terdekat tanggal 6 Maret ini, ada 43 orang yang dijadwalkan berangkat,” kata Idrus, di Depok, Kamis 5 Maret 2020.

    Idrus mengatakan, yang akan sebabkan kerugian bagi jemaah diantaranya jadwal cuti yang harus berubah demi melaksanakan ibadah umrah yang belum dipastikan kapan akan kembali dibuka.

    “Mereka kan punya kesibukan masing masing, contoh ada yang tanggal 26 Maret ini nikahan. Kalau tiba tiba tanggal 20 dibuka kan jadi berantakan, atau yang berangkat tanggal 6 Maret, kalau tiba tiba diundur kan berantakan jadwal cutinya dan lain lain,” kata Idrus.

    Idrus mengatakan, kerugian yang dialami akibat dampak penutupan akses ke Arab Saudi akan banyak dirasakan oleh jemaah.

    “Pasti ya utamanya rugi waktu, kalau refund nggak ada, Alhamdulillah semua paham dan mengerti kondisinya,” kata Idrus.

    Sebelumnya, Pemerintah Arab Saudi memutuskan untuk menunda semua kegiatan umrah hingga waktu yang belum ditentukan. Hal tersebut menyusul perkembangan epidemi virus Corona (COVID-19) yang mulai bermunculan di berbagai negara.

    Menanggapi itu, Idrus pun memastikan jemaahnya yang akan berangkat melalui travelnya bebas corona, Kami pastikan jamaah yang berangkat bebas corona,” kata Idrus.

    Untuk itu, Idrus melanjutkan hanya menunggu kebijakan terbaru terkait pemberangkatan jemaah umrah. “Kita pasrah dan alhamdulilah jamaah mengerti dan memaklumi, tapi berharap agar cepat dibuka lagi,” pungkas Idrus


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.