Antisipasi Virus Corona, Begini DKI Imbau Warga Sekolah Asing

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi virus Corona. REUTERS/Dado Ruvic

    Ilustrasi virus Corona. REUTERS/Dado Ruvic

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Tim Tanggap Covid-19 atau virus corona Catur Laswanto, mengatakan, Pemerintah Provinsi DKI mengimbau agar warga di sekolah asing atau sekolah kerja sama yang baru pulang dari luar negeri untuk tinggal di rumah.

    "Mengimbau agar mereka yang datang dari luar negeri seyogyanya untuk tetap stay (tinggal) dulu di rumah, 7 sampai 14 hari, sampai betul-betul kondisinya dipastikan sehat," ujar Catur di Balai Kota pada Kamis, 5 Maret 2020.

    Imbauan ini merupakan upaya pemerintah provinsi DKI Jakarta dalam mengatasi penyebaran virus corona di Jakarta.

    Catur mengatakan saat ini sebanyak 121 orang dalam pemantauan telah sehat sepenuhnya, sedangkan 145 masih dalam pantauan. Orang dalam pemantauan merupakan semua orang yang masuk ke Indonesia, baik WNI maupun WNA yang datang dari negara yang diyakini telah terjadi penularan virus.

    Sementara jumlah pasien dalam pengawasan per hari ini menjadi 30 orang. Setelah sebelumnya jumlahnya 26 orang. Pasien dalam pengawasan merupakan orang dalam pemantauan yang mengalami sakit yang gejalanya mengarah ke influenza sedang hingga berat.

    "Dalam pengawasan 34 orang pulang dalam kondisi sehat, 30 orang masih dirawat," ucap Catur.

    Catur menegaskan, bahwa pemahaman mengenai pemantauan dan pengawasan jangan dimaknai bahwa status orang tersebut otomatis menjadi positif virus corona.

    "Karena pernyataan mengenai positif atau tidak hanya diberikan oleh Kementerian Kesehatan," ujar Catur.

    KIKI ASTARI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.