Ada Jejak Pasien Positif Virus Corona, DKI Imbau 2 Kafe Ini Tutup

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi virus Corona. REUTERS/Dado Ruvic

    Ilustrasi virus Corona. REUTERS/Dado Ruvic

    TEMPO.CO, Jakarta -Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta mengeluarkan imbauan kepada kafe Amigos Kemang dan Paloma untuk tutup sementara, terkait jejak pasien positif virus Corona.

    Imbauan tersebut berkaitan dengan interaksi korban terpapar virus Corona di dua kafe tersebut.

    "Iya ada imbauan untuk menutup sementara tapi baru secara lisan," ujar Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Cucu Ahmad Kurnia saat dihubungi, Kamis 5 Maret 2020.

    Cucu mengatakan imbauan tersebut masih secara lisan, karena dinas mendapatkan rekomendasi dari tim Kementerian Kesehatan. Menurut dia saat ini dinas belum memiliki dasar hukum untuk meminta dua kafe tersebut ditutup.

    Cucu mengatakan imbauan penutupan tersebut telah dilakukan sejak Menteri Kesehatan mengumumkan bahwa dua orang warga Depok yang terjangkit virus Corona berinteraksi di dua kafe tersebut.

    Cucu mengatakan imbauan penutupan tersebut sampai tim Kementerian Kesehatan menyatakan bahwa tempat tersebut sudah aman dari virus Corona alias COVID-19. "Imbauannya, sampai tim kesehatan menyatakan aman," ujarnya.

    Cucu mengatakan dari komunikasi dinas dengan pihak Amigos Kemang dan Paloma, pemilik kafe tersebut kooperatif. Saat ini lata dia dua kafe tersebut saat ini sudah ditutup dari beberapa hari lalu.

    Dua warga Depok yang terjangkit virus Corona yaitu seorang ibu dan anaknya yang masing-masing berusia 64 tahun dan 31 tahun, diduga terjadi saat sang putri menghadiri acara dansa pada 14 Februari 2020 di Kafe Amigos Kemang. 

    Saat berdansa, dia diduga berpasangan dengan warga negara Jepang yang kini tinggal di Malaysia. WNA itu ternyata diketahui positif virus Corona. Pada 15 Februari 2020, keduanya kembali bertemu di Paloma juga untuk berdansa.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wabah Virus Corona Datang, 13.430 Narapidana Melenggang

    Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly memutuskan pembebasan sejumlah narapidana dan anak demi mengurangi penyebaran virus corona di penjara