Dampak Corona, Bina Marga Tunggu Perintah Pengaspalan Formula E

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengunjung monas melintas di dekat uji coba aspal yang bakal digunakan dalam balap Formula E di Kawasan Monas, Medan Merdeka Timur, Jakarta, Sabtu, 22 Februari 2020. PT Jakpro sebagai Penyelenggara balap Formula E di Monas, Jakarta Pusat menyatakan uji coba pengaspalan Monas untuk memilih jenis aspal yang tidak merusak Cobblestone Monas saat dibongkar nanti. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    Pengunjung monas melintas di dekat uji coba aspal yang bakal digunakan dalam balap Formula E di Kawasan Monas, Medan Merdeka Timur, Jakarta, Sabtu, 22 Februari 2020. PT Jakpro sebagai Penyelenggara balap Formula E di Monas, Jakarta Pusat menyatakan uji coba pengaspalan Monas untuk memilih jenis aspal yang tidak merusak Cobblestone Monas saat dibongkar nanti. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta -Dinas Bina Marga menyatakan masih menunggu perintah untuk mulai melakukan pengaspalan kawasan Monumen Nasional (Monas) untuk balap mobil listrik Formula E, menyusul merebaknya virus Corona.

    Seharusnya, kata Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Hari Nugroho, Jumat, pada Maret ini pengaspalan Formula E sudah bisa dimulai karena berdasarkan jadwal, pada April mendatang sudah selesai dan tinggal uji coba.

    "Karena situasi sekarang (merebaknya Corona) kami menunggu situasi bagaimana perkembangannya, kan GP (Grand Prix) aja ditunda," kata Hari saat dihubungi, di Jakarta, Jumat.

    Yang terpenting saat ini, kata Hari, pihaknya menunggu dan bersiap-siap jika turun perintah untuk segera mengeksekusi proyek tersebut. "Yang penting tetap kami buat on schedule, itu kalau tetap pada jadwal ya, April selesai," ujar Hari.

    Untuk pengaspalan sendiri, Hari menceritakan akan dilakukan di seperempat panjang lintasan balap yang total sekitar 2,6 kilometer.

    Lokasi yang diaspal dengan jenis geotextile itu, adalah di kawasan dalam Monas yang alasnya ada hamparan batu yang ditata rapi (cobblestone).

    "Update terakhir laporannya aspal itu sudah diujicoba untuk melapisi cobblestone dan saat dicabut masih bagus cobblestonenya. Hasil bongkaran itu bisa digunakan lagi dengan melalui beberapa proses," ujar Hari.

    Diketahui, penyelenggaraan beberapa agenda berskala besar dan internasional di Jakarta sudah dibatalkan akibat tingginya risiko penyebaran virus Corona alias COVID-19.

    Hal serupa juga terjadi pada kegiatan olahraga internasional antara lain MotoGP Thailand, MotoGP Qatar, Grand Prix Formula 1 China dan Formula E Sanya China yang batal diadakan gara-gara wabah COVID-19.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan RUU Perlindungan Data Pribadi

    Pembahasan RUU Perlindugan Data Pribadi sedianya sudah berjalan sejak tahun 2019. Namun sampai awal Juli 2020, pembahasan belum kunjung berakhir.