Cawagub Nurmansjah Lubis Bertemu Anies Baswedan, Serahkan LHKPN

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta dari PKS Nurmansjah Lubis di CFD Sudirman, Jakarta Pusat, Ahad, 26 Januari 2020. TEMPO/M Julnis Firmansyah

    Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta dari PKS Nurmansjah Lubis di CFD Sudirman, Jakarta Pusat, Ahad, 26 Januari 2020. TEMPO/M Julnis Firmansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Dua calon wakil gubernur atau Cawagub DKI telah menyerahkan dokumen pendaftaran kepada Gubernur DKI Anies Baswedan pada Senin, 9 Maret 2020. Mereka adalah Nurmansjah Lubis yang diusung Partai Keadilan Sejahtera dan Ahmad Riza Patria kader Partai Gerindra.

    Nurmansjah mengatakan telah menyerahkan sejumlah berkas yang menjadi syarat pencalonan Wagub DKI. Berkas yang telah diserahkan di antaranya ijazah, laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN), pajak, surat utang, surat dari pengadilan, surat kesehatan, dan surat bebas narkoba.

    "Kami serahkan secara resmi hari ini karena besok hari terakhir penyerahan berkasnya," kata Nurmansjah di Balai Kota DKI. Ia mengaku telah maksimal dalam mencari dukungan agar terpilih menjadi Wagub DKI menggantikan Sandiaga Uno yang mengundurkan diri.

    Politikus PKS itu juga siap menjalani uji kelayakan publik sebelum pemilihan dilakukan pada 23 Maret 2020. Ia mengatakan tidak mempunyai visi dan misi baru untuk menjadi Wagub DKI. "Hanya penajaman RPJMD. Khususnya kegiatan strategis daerah," ucap Nurmansjah.

    Selain itu, pria yang kini menjadi penjual kopi tersebut menyatakan bakal fokus dalam program penanggulangan banjir, macet, dan sampah yang ada di ibu kota. "Mudah-mudahan bisa membantu," ucapnya.

    Sementara, Ahmad Riza Patria mengatakan telah menyertakan seluruh persyaratan untuk pencalonan wakil gubernur. Termasuk Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara. Riza mengatakan setelah ini akan menunggu proses pemilihan selanjutnya yaitu verifikasi dari panitia pemilihan. "Tinggal menunggu verifikasi," ujarnya.

    IMAM HAMDI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.