Organisasi Karateka Pendukung Oesman Sapta Demo Kantor Tempo

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Massa dari Gerakan KKI Bela Oesman Sapta saat menggelar demonstrasi di kantor Tempo, Jalan Palmerah Barat, Jakarta Selatan, Kamis, 12 Maret 2020. TEMPO/Fajar Januarta

    Massa dari Gerakan KKI Bela Oesman Sapta saat menggelar demonstrasi di kantor Tempo, Jalan Palmerah Barat, Jakarta Selatan, Kamis, 12 Maret 2020. TEMPO/Fajar Januarta

    TEMPO.CO, Jakarta - Puluhan orang berkaos Gerakan KKI bela Oesman Sapta menggelar demonstrasi di depan kantor Tempo, Jalan Palmerah Barat, Jakarta Selatan, Kamis siang.

    Orator demo menuturkan bahwa massa dari organisasi karateka Kushin Ryu Karate Do Indonesia (KKI) itu memprotes pemberitaan Tempo.co tentang dugaan pencucian uang yang diduga dilakukan Oesman Sapta Odang alias Oso.

    "Hingga saat ini Tempo.co tidak pernah, meluruskan tidak melakukan klarifikasi atas tindakannya yang telah dilakukan pada 28 Januari 2020 dengan melakukan pemberitaan yang tidak benar, tidak objekif, tidak seimbang terhadap bapak kami, Ketum (Ketua Umum) KKI," kata orator aksi, Kamis, 12 Maret 2020.

    Pemberitaan yang dimaksud membahas soal Ketua Ketua DPD Oesman Sapta Odang alias Oso diduga memiliki transaksi mencurigakan di kasino yang ada di Genting Highland, Malaysia. Dugaan transaksi itu dilaporkan oleh Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

    PPATK menemukan ada beberapa kepala daerah yang diduga mencuci uang lewat kasino. Dugaan pencucian uang oleh pejabat negara tak hanya terjadi di kalangan kepala daerah.

    PPATK juga menemukan seorang pejabat Dewan Perwakilan Daerah (DPD) periode 2014-2019 yang disinyalir mencuci uang lewat kasino.

    Peserta demo berkisar 50 orang. Orator aksi menyebut Oso mengalami kerugian akibat pemberitaan tersebut. Sang orator tak merinci kerugian yang dimaksud. "Akibat tindakan yang diduga dilakukan Tempo.co telah melakukan kerugian bagi bapak kami, bapak Oesman Sapta. Bapak kami harus menderita kerugian atas tindakan yang diduga dilakukan Tempo.co, apakah kami akan diam saja," ucap pria yang mengenakan kaos putih itu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dituding Sebarkan Hoaks, Wartawan FNN Hersubeno Dipolisikan PDIP

    DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta resmi melaporkan Hersubeno Arief ke Kepolisian. Hersubeno dilaporkan atas dugaan pencemaran nama baik.