Tim Tanggap COVID-19 DKI Terima 3.892 Telepon Soal Pasien Corona

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Tim Tanggap Covid 19 DKI Jakarta Catur Laswanto memberikan keterangan perkembangan penanggulangan virus corona di Balai Kota DKI, 12 Maret 2020. Tempo/Imam Hamdi

    Ketua Tim Tanggap Covid 19 DKI Jakarta Catur Laswanto memberikan keterangan perkembangan penanggulangan virus corona di Balai Kota DKI, 12 Maret 2020. Tempo/Imam Hamdi

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemprov DKI Jakarta mengumumkan hingga Kamis ini Posko Tim Tanggap COVID-19 sudah dihubungi 3.892 orang yang ingin mencari tahu info soal pasien corona. Umumnya mereka bertanya kepada call center 112 dan 119 mengenai 98 orang dalam pantauan (ODP) dan 103 pasien dalam pengawasan (PDP).

    "Hingga data yang didapatkan pada 11 Maret 2020 petang, 3.892 orang mencari tahu mengenai COVID-19 dari semua saluran baik 112/119 dan nomor wa kita," kata Ketua Tim Tanggap COVID-19 DKI Jakarta Catur Laswanto di Balai Kota Jakarta, Kamis, 12 Maret 2020.

    Catur mengatakan secara keseluruhan, pada saat ini di DKI ada 445 orang yang berstatus ODP, yang terdiri atas 347 orang selesai masa pemantauan dan 98 orang  masih dalam proses pemantauan.

    "Sementara mereka yang berstatus PDP ada 219 orang dengan rincian 116 orang dinyatakan sehat dan boleh pulang, dan 103 orang masih dalam perawatan," kata Catur.

    Pemprov DKI Jakarta mengharapkan masyarakat untuk tetap tenang dan waspada karena dia menjamin pemerintah sangat serius, siap, dan mampu menangani Virus Corona COVID-19 yang merebak ke seluruh dunia.

    "Satu hal, bahwa COVID-19 dapat disembuhkan. Bagi masyarakat yang perlu info lebih lanjut terkait COVID-19 dapat menghubungi nomor 112/119 atau posko Dinkes DKI Jakarta 081388376955 melalui telepon atau WA," ucap dia.

    Hingga saat ini, secara nasional kasus Virus Corona COVID-19 yang terkonfirmasi positif ada 34 kasus di mana 31 masih dalam perawatan, dua pasien corona sembuh dan satu orang meninggal dunia karena memiliki penyakit berat bawaan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.