Fakta Baru Corona di Jakarta, 3 Pasien Sembuh, 2 Meninggal

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Direktur Utama RSPI Sulianti Saroso, Mohammad Syahril (pegang mic), dan jajarannya saat konferensi pers soal pasien corona di RSPI Sulianti Saroso, Jakarta Utara, Kamis, 12 Maret 2020. TEMPO/Lani Diana

    Direktur Utama RSPI Sulianti Saroso, Mohammad Syahril (pegang mic), dan jajarannya saat konferensi pers soal pasien corona di RSPI Sulianti Saroso, Jakarta Utara, Kamis, 12 Maret 2020. TEMPO/Lani Diana

    TEMPO.CO, Jakarta - Penyebaran virus corona di Indonesia telah mencapai 34 kasus. Juru bicara Pemerintah untuk penanggulangan virus corona atau COVID-19, Achmad Yurianto, menyatakan 3 pasien positif corona dinyatakan telah sembuh setelah tes terakhir negatif.  

    Dari 34 kasus itu, 8 pasien corona terjangkit dari klaster Jakarta. Sedangkan sebanyak 19 kasus lainnya merupakan imported case (terjangkit setelah pulang dari luar negeri) dan 1 kasus tercatat berasal dari klaster ABK Diamond Princess.

    Berikut ini fakta-fakta terbaru pasien corona di Jakarta.

    1. Tiga pasien di RSUP Persahabatan sembuh
    Tiga pasien yang terinfeksi virus corona dinyatakan sembuh kemarin, 12 Maret 2020. Ketiga pasien di RS Persahabatan itu adalah pasien berkode 6, 14, dan 19.

    Saat ini, ketiga pasien tersebut dirawat di RSUP Persahabatan. "Pasien direncanakan pulang," ucap Direktur Utama RSUP Persahabatan Rita Rogayah dalam konferensi pers.

    Pasien berkode 6 adalah anak buah kapal (ABK) Diamond Princess yang sebelumnya dikarantina di KRI Soeharso. Sedangkan satu pasien lainnya, yakni pasien berkode 19, adalah pasien berusia 50 tahun yang tertular virus dengan kategori imported case.

    Adapun pasien berkode 19 ialah pasien berusia 49 tahun. Setelah dinyatakan sembuh, ketiga pasien itu disebut tidak lagi membutuhkan perawatan.

    2. Satu pasien positif corona meninggal
    Achmad Yurianto mengumumkan satu pasien positif corona meninggal dunia pada Rabu, 11 Maret 2020. Pasien meninggal dunia itu diidentifikasi sebagai pasien nomor 25.

    Pasien berusia 53 tahun itu adalah seorang WNA dan meninggal di Bali. Pasien ini memiliki riwayat penyakit pengidap diabetes, sakit paru, hipertensi dan obstruksi pernafasan.

    3. Satu pasien baru RSPI Sulianti Saroso dengan gejala corona meninggal
    RSPI Sulianti Saroso melaporkan satu pasien yang diduga terinfeksi virus corona meninggal pada Rabu, 11 Maret. Pasien tersebut mengembuskan napas terakhir hanya beberapa jam setelah sampai di rumah sakit dan belum sempat dinyatakan negatif atau positif corona.

    Sebelum dirujuk ke RSPI Sulianti Saroso, pasien lebih dulu dirawat di rumah sakit pmerintah. Pasien ini berusia 37 tahun dan memiliki riwayat penyakit diabetes, hipertensi, serta paru obstruksi menahun.

    4. Dua pasien RSPI Sulianti Saroso negatif corona
    Dua pasien corona RSPI Sulianti Saroso dengan kode 3 dan 10 sudah negatif virus COVID-19, namun belum dinyatakan sembuh karena masih menjalani tes kedua.

    Adapun pasien corona berkode 3 adalah pasien berusia 33 tahun. Sedangkan pasien berkode 10 adalah pasien laki-laki berumur 29 tahun. Pasien ini merupakan warga negara asing yang tertular COVID-19 di klaster Jakarta atau kelompok dansa.

    KOREKSI: Naskah berita ini sudah diubah pada Jumat 13 Maret 2020 untuk memperbaiki keterangan soal 1 pasien corona kasus 25 yang sebelumnya ditulis meninggal di RSPI Sulianti Saroso. Terimakasih. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.