Anies Batasi Transjakarta dan MRT, Penumpang Antre Panjang

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga memakai masker ketika menunggu transjakarta di Halte Senayan, Jakarta, Senin, 2 Maret 2020. Usai Presiden Indonesia Joko Widodo mengumumkan dua orang WNI di Indonesia terdampak virus corona (Covid-19), warga dihimbau menggunakan masker di tempat keramaian maupun ketika menggunakan transportasi umum. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    Warga memakai masker ketika menunggu transjakarta di Halte Senayan, Jakarta, Senin, 2 Maret 2020. Usai Presiden Indonesia Joko Widodo mengumumkan dua orang WNI di Indonesia terdampak virus corona (Covid-19), warga dihimbau menggunakan masker di tempat keramaian maupun ketika menggunakan transportasi umum. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Kebijakan pembatasan operasional Transjakarta dan MRT berbuah antrean panjang. Antrean panjang setidaknya terlihat di stasiun MRT Fatmawati dan Dukuh Atas.

    Akun Twitter @rifqyalfian yang diretweet akun @RadioElshinta memotret antrean yang panjang menuju stasiun MRT Fatmawati. "08.05 Antrean mengular menuju Stasiun MRT Fatmawati," tulis akun @rifqyalfian.

    Antrean juga mengular di depan Stasiun MRT Dukuh Atas. Akun Twitter @drhaltekehalte mengunggah video suasana antrean di depan pintu masuk stasiun MRT Dukuh Atas. "Suasana antrean masuk ke Stasiun MRT Dukuh Atas," tulis akun tersebut.

    Adapun antrean penumpang yang hendak menumpang Transjakarta juga terlihat mengular di Halte Puri Beta 2 Ciledug. "07.49 Antrean warga yang akan menaiki Bus Transjakarta di Halte Puri Beta 2 Ciledug. @vanny_agstn," tulis akun resmi Polda Metro Jaya @TMCPoldaMetro.

    Kebijakan pembatasan operasional transportasi publik di Jakarta diputuskan Gubernur DKI Anies Baswedan kemarin.

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan dalam rangka pencegahan penyebaran virus corona alias Covid-19, jumlah penumpang yang berada di stasiun MRT akan dibatasi. Tak hanya itu, pembatasan juga akan dilakukan untuk jumlah penumpang dalam tiap gerbong kereta MRT.

    “Tujuannya adalah mengurangi potensi interaksi yang dekat yang ada potensi penularan,” kata Anies dalam siaran langsung akun Facebook resmi Pemprov DKI Jakarta, pada Ahad, 15 Maret 2020.

    Menurut Anies, gerbong kereta MRT yang mulanya dapat diisi sampai 300 orang per gerbong akan dibatasi menjadi 60 orang setiap gerbongnya. Di setiap pintu masuk stasiun MRT, lanjut Anies, Pemprov juga akan menyediakan petugas pemeriksa suhu para penumpang.

    “Bagi mereka yang ditemukan memiliki suhu tubuh lebih dari 38 derajat Celcius, akan ditempatkan di ruang tertentu untuk ditangani lebih jauh,” ujar Anies.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penyebab Lemak Perut Sulit Dihilangkan setelah Usia 40 Tahun

    Untuk mengatasi sulitnya menghilangkan lemak perut untuk pria yang berumur di atas 40 tahun, perlu melakukan upaya ekstra. Apa saja?