Usai Berkunjung ke Malaysia, WNA India Ditemukan Tewas di Cikarang

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi tewas atau jenazah atau jasad. shutterstock.com

    Ilustrasi tewas atau jenazah atau jasad. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Seorang Warga Negara Asing (WNA) asal India bernama Palanianppan Ramanathan ditemukan meninggal dunia oleh kolega kerjanya di mess yang berada di kawasan Cikarang Barat, Bekasi. Sebelum tewas, saksi mata sempat melihat Palanianppan batuk-batuk dan korban memiliki riwayat perjalanan ke Malaysia dalam 2 pekan terakhir. 

    "Benar kemarin, seorang ditemukan meninggal di sebuah mess," Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Hendra Gunawan saat dikonfirmasi, Selasa, 17 Maret 2020. 

    Saat ditanya apakah Palanianppan adalah suspek virus corona, Hendra enggan menjawabnya. Menurut dia yang berhak menentukan status tersebut adalah Kementerian Kesehatan. 

    Penemuan jasad Palanianppan itu berawal saat dari kecurigaan koleganya yang bernama Sismanto. Sebab, korban tidak menghadiri rapat penting. Sismanto kemudian menghampiri mess tempat Palanianppan bermalam. 

    Saat digedor, tak ada jawaban dari dalam mess. Padahal, listrik, AC, dan lampu masih menyala dari bagian dalam. "Saksi kemudian memanggil security untuk membuka jendela," ujar Hendra. 

    Setelah dibuka, tampak tubuh Palanianppan yang tertidur dalam posisi terlentang. Saat diperiksa, korban sudah tewas. Jasad Palanianppan kemudian dibawa ke RSUD Bekasi untuk diperiksa lebih lanjut.

    Namun, Hendra mengatakan pihak RSUD tak bisa mengotopsi jenazah korban. Sebab, pihak rumah sakit mengikuti Standar Operasional Prosedur (SOP) Kementerian Kesehatan mengenai penanganan virus corona. 

    "Karena lagi pandemi maka perlakuannya sama sesuai SOP Kemenkes ketika menerima jasad yang terkena infeksi," kata dia.

    Oleh sebab itu, sampai saat ini polisi belum bisa memastikan apakah jenazah korban tewas karena terjangkit virus Corona atau tidak. Ia mengatakan, Kementerian Kesehatan akan melakukan pemeriksaan terlebih dahulu dan mengumumkannya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.