Dua Anggota Suspect, DPRD DKI Jakarta Bakal Jalani Tes Corona

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua DPRD DKI Jakarta terpilih Prasetyo Edi Marsudi dan Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta M Taufiq, Abdurrahman Suhaimi, Misan Samsuri, dan Zita Anjani berfoto bersama setelah dilantik di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin, 14 Oktober 2019. Pelantikan ini dihadiri anggota DPRD DKI Jakarta periode 2019-2024, Gubernur DKI Jakarta, dan para kerabat. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    Ketua DPRD DKI Jakarta terpilih Prasetyo Edi Marsudi dan Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta M Taufiq, Abdurrahman Suhaimi, Misan Samsuri, dan Zita Anjani berfoto bersama setelah dilantik di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin, 14 Oktober 2019. Pelantikan ini dihadiri anggota DPRD DKI Jakarta periode 2019-2024, Gubernur DKI Jakarta, dan para kerabat. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Seluruh anggota DPRD DKI Jakarta dijadwalkan akan menjalani pemeriksaan tes Corona. Langkah itu ditempuh setelah Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetio Edi Marsudi menyebut ada dua anggota dewan yang berstatus suspect virus Corona.

    Tercatat ada 106 anggota DPRD DKI Jakarta saat ini. "Mulai dari besok (Rabu) sampai Jumat seluruh anggota 106 orang akan cek pemeriksaan," ujar Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi di Jakarta, Selasa 17 Maret 2020.

    Prasetio menyatakan saat ini dua anggota dewan yang disebut berstatus suspect virus Corona sudah dalam perawatan. Selain itu, ia menambahkan, pengamanan di Gedung DPRD DKI akan diperketat. Setiap anggota dewan dan pegawai yang akan memasuki gedung diwajibkan cuci tangan dan ukur suhu tubuh.

    Politikus PDI Perjuangan ini juga telah memutuskan untuk mengurangi rapat tatap muka di DPRD. Agenda kunjungan kerja (kunker) dewan ditiadakan hingga beberapa hari ke depan.

    "Mulai sekarang penerima kunker dari daerah ditiadakan. Kunker dewan ke daerah-daerah juga kami hentikan sementara dulu," tutur Prasetio.

    Jumlah pasien positif virus Corona di Jakarta terus bertambah. Berdasarkan data protokoler pemerintahan kasus Corona, pada 16 Maret 2020 ditemukan 14 kasus positif baru. 

    TAUFIQ SIDDIQ


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ivermectin: Obat Cacing yang Digadang-gadang Ampuh dalam Terapi Pasien Covid-19

    Menteri BUMN Erick Thohir menilai Ivermectin dapat menjadi obat terapi pasien Covid-19. Kepala BPOM Penny K. Lukito menyebutkan belum ada penelitian.