Wabah Corona: DPRD Bogor Minta Pemkot Amankan Stok Pangan

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anggota Bidang Ekonomi Ombudsman, Ahmad Alamsyah Saragih (kanan) berbincang dengan pedagang cabai saat melakukan sidak harga komoditas pangan di Pasar Kramat Jati, Jakarta, Jumat, 17 Mei 2019. Ombudsman akan memantau terus kondisi dan persedian bahan pokok jelang lebaran tahun ini. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    Anggota Bidang Ekonomi Ombudsman, Ahmad Alamsyah Saragih (kanan) berbincang dengan pedagang cabai saat melakukan sidak harga komoditas pangan di Pasar Kramat Jati, Jakarta, Jumat, 17 Mei 2019. Ombudsman akan memantau terus kondisi dan persedian bahan pokok jelang lebaran tahun ini. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Bogor - Sekretaris Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor, Rusli Prihatevy, meminta Pemerintah Kota Bogor segera menyiapkan strategi ketahanan pangan di tengah wabah Corona. Menurut dia, langkah itu penting sebab tidak sedikit warga yang berbondong-bondong memborong bahan pangan selama masa darurat nasional ini. 

    "Ini yang sudah diumumkan pusat siaga Corona diperpanjang hingga 29 Mei 2020," ucap Rusli di Bogor, Selasa 17 Maret 2020.

    Rusli menilai selama masa darurat nasional diprediksi warga Bogor akan menghabiskan waktu di rumah. Di sisi lain, bulan puasa atau Ramadan tak lama lagi bakal datang. "Tanpa Covid-19 saja, setiap jelang puasa warga pasti padati pasar," ucap Rusli.

    Ketua Fraksi Golkar mendesak Pemkot Bogor untuk segera mendata dan memastikan stok pangan aman untuk warga. Setidaknya bahan pangan seperti beras, minyak, terigu dan gula bisa tersedia di pasaran. "Kami akan cek dan harus kami pastikan stok kebutuhan masyarakat aman di pasar," tuturnya.

    DPRD Kota Bogor, lanjut dia, juga akan berkoordinasi dengan pemangku kepentingan lainnya, seperti Perumda Pasar Pakuan Jaya, Bulog, Disperindag, dan Kadin untuk membahas pengamanan stok pangan di Bogor. 

    Ia berharap dengan adanya kepastian stok pangan di tengah wabah Corona, warga Bogor bisa merasa aman dan nyaman saat memasuki Ramadan nanti. "Kami kan wakil rakyat. Jadi apa yang menjadi kebutuhan rakyat harus disiapkan dari sekarang. Tinggal bagaimana nanti eksekutif mendorong atau merealisasikannya," sebut Rusli.

    M.A MURTADHO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wabah Virus Corona Datang, 13.430 Narapidana Melenggang

    Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly memutuskan pembebasan sejumlah narapidana dan anak demi mengurangi penyebaran virus corona di penjara