Disnaker Minta Perusahaan Terapkan 3 Kategori Pecegahan Corona

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sri Mulyani membagikan foto dan video saat bekerja dari rumah atau work from home. Instagram/@smindrawati

    Sri Mulyani membagikan foto dan video saat bekerja dari rumah atau work from home. Instagram/@smindrawati

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi DKI Jakarta Andri Yansah mengimbau pimpinan perusahaan agar mengambil langkah pencegahan penularan Corona COVID-19. Ada tiga kategori langkah pencegahan COVID-19 di lingkungan usaha.

    Pertama, perusahaan untuk sementara waktu dapat menghentikan seluruh kegiatan usahanya. Kedua, perusahaan untuk sementara waktu dapat mengurangi sebagian kegiatan usahanya (sebagian karyawan waktu dan fasilitas operasional).

    "Ketiga, perusahaan yang tidak dapat menghentikan kegiatan usahanya karena bidang usahanya berhubungan dengan pelayanan kesehatan, kebutuhan bahan bahan pokok dan BBM, harus menyiapkan langkah-langkah antisipasinya seperti penyediaan sanitizer dan terus memantau kondisi karyawannya," kata Andri Yansah dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Rabu, 18 Maret 2020.

    Andri mengatakan dalam memutuskan langkah pencegahan penularan COVID-19 ini, para pekerja atau buruh di perusahaan harus ikut dilibatkan.

    "Para pekerja dapat melaporkan langkah kebijakan yang diambil melalui http://bit.ly/laporanpelaksanaanwfh. Hingga Rabu ini, sudah ada 21.589 orang dari 220 perusahaan yang melapor ke Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi  DKI Jakarta," ucapnya.

    Andri mengatakan sejumlah perusahaan dan instansi di DKI Jakarta telah menerapkan kebijakan kerja dari rumah (work from home) sesuai dengan Surat Edaran yang diterbitkan Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi Provinsi DKI Jakarta Nomor 14/SE/2020 tentang Himbauan Bekerja di Rumah.

    Edaran tersebut menindaklanjuti Instruksi Gubernur Nomor 16 Tahun 2020 tentang Peningkatan Kewaspadaan Terhadap Risiko Penularan Infeksi COVID-19.

    Perusahaan dan instansi yang sudah menerapkan kebijakan kerja dari rumah (work from home) adalah sebagai berikut:
    1. KemenPAN-RB
    2. Kemenhan
    3. Kemenkominfo
    4. Kementerian BUMN
    5. Bank Indonesia
    6. Unilever
    7. Kantor Pusat Gojek
    8. Kantor Grab Indonesia
    9. Mensa Group
    10. Hotel Oasis Amir
    11. Tokopedia
    12. Kumparan
    13. Idenya Flux
    14. Indosat
    15. Ruangguru Headquarters
    16. GoFIT
    17. PwC Indonesia
    18. OY Indonesia
    19. Style Theory
    20. WikiDPR.org
    21. OLRANGE (Digital Agency)
    22. RHRC Production dan Autonetcare
    23. Vancom
    24. Paper.Id (PT Pakar Digital Global)
    25. Edelman Indonesia
    26. Orami
    27. ENI Indonesia
    28. Hukumonline
    29. PT Roche
    30. PT Bayer
    31. PT Astellas Pharma Indonesia
    32. PT Astra (kantor pusat)
    33. PT Tata Motors Distribusi Indonesia
    34. PT Pasaraya
    35. PT Lion Superindo
    36. PT Johnson & Johnson Indonesia
    37. PT BMW Indonesia (Jakarta)
    38. PT HM Sampoerna Tbk
    39. PT Bank DBS Indonesia
    40. PT Qiscus Tekno Indonesia
    41. Coca Cola Indonesia
    42. Danone Indonesia

    Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta terus berupaya memberikan pelayanan terbaik untuk membantu penanganan penyebaran COVID-19.

    Berdasarkan laporan Fasilitas Kesehatan di DKI Jakarta dan kegiatan di Posko Tanggap COVID-19 per tanggal 17 Maret 2020 jam 18.00 WIB, perkembangannya sebagai berikut :
    a. Jumlah warga yang mencari informasi melalui 112 dan Posko Tanggap COVID-19 sebanyak 658 orang, sehingga total masyarakat yang berkonsultasi sampai dengan tanggal 17 Maret 2020 adalah 9.833 orang.
    b. PDP yang telah selesai dirawat di RS sebanyak 180 orang, dengan 194 orang lagi masih dirawat di RS, sehingga total PDP yang dilaporkan oleh fasilitas kesehatan di Jakarta sampai dengan tanggal 17 Maret 2020, sebanyak 374 orang.
    c. 300 orang masih dalam pemantauan, sementara 562 orang lainnya telah selesai dipantau, hingga total ODP yang dilaporkan oleh fasilitas kesehatan di Jakarta sampai dengan tanggal 17 Maret 2020, adalah 862 orang.

    Bagi masyarakat yang memerlukan informasi lebih lanjut terkait corona COVID-19 dapat mengakses website resmi Pemprov DKI Jakarta corona.jakarta.go.id atau menghubungi call center 112 atau Posko Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta di nomor 081388376955.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.