Wabah Corona, Kota Bekasi Siapkan Dana Rp 150 Miliar

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas kesehatan RSUD Chasbullah Abdullmadjid memakai pakaian pelindung serta masker saat simulasi penanganan pasien virus corona di Bekasi, Jawa Barat, Kamis, 5 Maret 2020. RSUD kota Bekasi menyiapkan 1 ruang isolasi untuk penanganan pasien virus Corona usai Gubernur Ridwan Kamil menetapkan status siaga 1 di Jawa Barat terkait antisipasi penanganan virus corona (Covid-19). TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    Petugas kesehatan RSUD Chasbullah Abdullmadjid memakai pakaian pelindung serta masker saat simulasi penanganan pasien virus corona di Bekasi, Jawa Barat, Kamis, 5 Maret 2020. RSUD kota Bekasi menyiapkan 1 ruang isolasi untuk penanganan pasien virus Corona usai Gubernur Ridwan Kamil menetapkan status siaga 1 di Jawa Barat terkait antisipasi penanganan virus corona (Covid-19). TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Bekasi - Pemerintah Kota Bekasi, Jawa Barat menyiapkan dana sebesar Rp 150 miliar dalam menghadapi wabah virus corona atau Covid-19 di wilayah setempat. Anggaran tersebut bersumber dari dana tak disangka yang ada di dalam APBD Kota Bekasi 2020.

    "Jadi teknisnya sepanjang ada satu kebutuhan, dana itu on call," kata Ketua Satgas Covid-19 Kota Bekasi, Tri Adhianto pada Jumat, 20 Maret 2020.

    Ia mengatakan, dana tersebut dipakai untuk menambah alat pelindung diri perawat, mempersiapkan fasilitas kesehatan khusus bagi pasien Covid-19, termasuk penyemprotan disinfektan di lingkungan masyarakat.

    "Dana masih bisa dimungkinkan untuk sampai bulan Mei," kata pria yang juga Wakil Wali Kota Bekasi ini.

    Sejauh ini Pemerintah Kota Bekasi masih menetapkan status wabah virus corona di wilayahnya sebagai siaga, meski sudah ada sembilan orang yang dinyatakan positif. Pemerintah tengah gencar melakukan upaya preventif untuk mencegah penyebaran virus yang berasal dari Wuhan, Cina tersebut.

    "Kami telah membentuk tim khusus untuk sosialisasi kepada masyarakat," kata Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi.

    Tim yang disebut 'war-war' itu, menurut dia, akan mengedukasi kepada masyarakat langsung mengenai virus corona. Diantaranya menghindari kerumunan, mengedepankan pola hidup sehat dan bersih, dan paling penting berada di rumah. "Kami sudah meminta restoran mengurangi aktivitasnya, kemudian berbagai tempat hiburan malam dan lain-lain mulai ditutup sejak semalam," kata dia.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H