Darurat Corona, Anies Rumuskan Subsidi untuk Warga Jakarta

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dua orang tamu melindungi dirinya menggunakan masker dan sarung tangan, setelah meluasnya penyebaran virus Corona atau Covid-19, saat melakukan kunjungan di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, Jumat, 20 Maret 2020. Pemerintah menyatakan data terbaru kasus positif Covid-19 di Indonesia telah mencapai 369 orang dan pasien meninggal dunia sebanyak 32 orang dan pasien sembuh 17 orang. TEMPO/Imam Sukamto

    Dua orang tamu melindungi dirinya menggunakan masker dan sarung tangan, setelah meluasnya penyebaran virus Corona atau Covid-19, saat melakukan kunjungan di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, Jumat, 20 Maret 2020. Pemerintah menyatakan data terbaru kasus positif Covid-19 di Indonesia telah mencapai 369 orang dan pasien meninggal dunia sebanyak 32 orang dan pasien sembuh 17 orang. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta merumuskan kemungkinan penerapan skema subsidi bagi warga Jakarta akibat kebijakan social distancing selama tanggap darurat corona ini.  

    "Sekarang sedang dirumuskan besaran metode mengikuti perkembangan," kata Gubernur DKI Anies Baswedan di Balai Kota Jakarta, Jumat 21 Maret 2020.

    Pembatasan interaksi sosial atau social distancing dengan tidak keluar rumah dan bekerja dari rumah mempunyai konsekuensi yang tidak sederhana. Alasannya, sebagian dari masyarakat di Jakarta memiliki pekerjaan yang mengandalkan penghasilan harian. "Mereka pasti akan terdampak," ujar Anies.

    Anies Baswedan mengklaim telah menghitung dan memiliki data mereka yang kemungkinan terdampak kebijakan tersebut.

    Salah satu rujukan data, yakni para penerima bantuan dari Pemprov DKI seperti subsidi yang jumlahnya mencapai 1,1 juta orang di Jakarta. "Mereka semua nantinya akan secara bertahap diberikan bantuan," kata Anies.

    Anies Baswedan mengumumkan DKI Jakarta memasuki status Tanggap Darurat COVID-19 karena angka pasien positif corona COVID-19 saat ini mencapai 223 orang di Ibu Kota.

    Status tanggap darurat ini berlaku selama 14 hari dan dapat diperpanjang sesuai dengan kebutuhan Jakarta mengatasi wabah corona. Anies Baswedan pun meminta masyarakat untuk terus melakukan langkah social distancing agar membantu pemerintah menekan potensi penyebaran COVID-19.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wabah Virus Corona Datang, 13.430 Narapidana Melenggang

    Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly memutuskan pembebasan sejumlah narapidana dan anak demi mengurangi penyebaran virus corona di penjara