Tanggap Darurat Corona, Depok Jamin Kebutuhan Bahan Pokok Cukup

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga mengantre untuk membeli paket sembako murah di Depok, Jawa Barat, Rabu, 15 Mei 2019. Pasar sembako murah ini merupakan langkah pemerintah setempat untuk melancarkan pasokan dan menstabilkan harga sembako saat Ramadan. ANTARA

    Warga mengantre untuk membeli paket sembako murah di Depok, Jawa Barat, Rabu, 15 Mei 2019. Pasar sembako murah ini merupakan langkah pemerintah setempat untuk melancarkan pasokan dan menstabilkan harga sembako saat Ramadan. ANTARA

    TEMPO.CO, Depok - Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Depok, menjamin persediaan kebutuhan bahan pokok di kota tersebut aman dan mencukupi pada masa tanggap darurat corona.

    "Saya mengimbau masyarakat agar tidak berbelanja secara berlebihan karena persediaan mencukupi," kata Kepala Disperdagin Kota Depok, Zamrowi Hasan di Depok, Sabtu 21 Maret 2020.

    Sejak tanggal 17-18 Maret 2020, pemerintah Depok telah melakukan pemantauan terhadap ketersediaan sembako di beberapa pasar modern. Dari hasil pemantauan tersebut, stoknya masih mencukupi.

    "Hasil pemantauan di pasar modern dan pasar tradisional, ketersediaan dan pasokan bahan pokok aman. Hanya saja ada beberapa toko yang persediaan gula pasirnya menipis,” kata Zamrowi.

    Guna mencegah potensi panic buying di pasar modern, Dinas memberlakukan pembatasan pembelian untuk komoditi tertentu. Seperti, gula pasir, mie instan, dan beras.

    "Untuk pembelian gula pasir maksimal dua kilogram, mie instan maksimal dua dus, dan beras maksimal satu karung per orangnya," ujarnya.

    Untuk itu ia mengimbau agar warga Kota Depok tidak memborong sembako secara berlebih di tengah wabah virus Corona (COVID-19). Sebab, menurutnya, hal tersebut akan mengakibatkan kelangkaan. "Saya mengimbau agar warga tetap tenang dan tidak panik. Jangan belanja kebutuhan pokok secara berlebihan," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.