Ada Lonjakan Pasien COVID-19? Banten Sulap RSUD Jadi RS Corona

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Banten Wahidin Halim menjenguk korban kebakaran pabrik kembang api kawat PT Panca Buana Cahaya Sukses di RSUD Kabupaten Tangerang pada Jumat, 27 Oktober 201. FOTO: TEMPO/AYU CIPTA

    Gubernur Banten Wahidin Halim menjenguk korban kebakaran pabrik kembang api kawat PT Panca Buana Cahaya Sukses di RSUD Kabupaten Tangerang pada Jumat, 27 Oktober 201. FOTO: TEMPO/AYU CIPTA

    TEMPO.CO, Jakarta -Pemerintah Provinsi Banten melalui Dinas Kesehatan menyiapkan satu rumah sakit khusus untuk merawat hanya pasien COVID-19. Rumah sakit pelat merah itu adalah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Banten berlokasi di Kota Serang.

    Juru bicara Gugus Tugas COVID-19 sekaligus Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten dr Ati Pramudji H menyatakan RSUD Banten mulai difungsikan sebagai rumah sakit Corona mulai Rabu 25 Maret 2020, pekan depan.

    "Mulai sekarang kami sedang pindahkan pasien-pasien penyakit diluar Corona ke RSUD Kota Serang,"kata dr. Ati melalui sambungan telepon kepada Tempo Sabtu 21 Maret 2020.

    Dokter Ati menyebutkan di RSUD Banten tersedia 250 tempat tidur untuk menampung dari mulai pasien berstatus orang dalam pantauan/pantauan (ODP), Suspect hingga positif Corona.

    "Kami tidak menyetop pasien ke Jakarta, tetapi jika tidak tertampung kami siapkan tempat di Banten,"kata dr Ati.

    Selain disiapkan RS khusus hanya pasien Corona, Banten kata Ati juga telah menyiapkan melalui kota dan kabupaten di wilayah Banten sebanyak 132 rumah sakit negeri dan swasta yang bisa merawat atau memeriksakan diri terkait gejala Corona.

    Berdasarkan data kasus terkonfirmasi Covid-19 Provinsi Banten per Kamis malam 20 Maret 2020 terdapat
    23 kasus positif, 19 dirawat, 1 sembuh dan 3 meninggal. Sementara itu sebanyak 17 pasien dengan status Orang Dalam Pengawasan (ODP) dirawat di rumah sakit. Dari data tersebut tidak dicantumkan di rumah sakit mana mereka dirawat.

    Hingga saat ini status Covid-19 masih menjadi Kejadian Luar Biasa (KLB). Dan Gubernur Banten Wahidin Halim telah mendeklarasikan melawan Corona.

    Gubernur Wahidin telah menginstruksikan kepada Dinas Kesehatan dan Gugus Tugas COVID-19 Pemprov Banten untuk melakukan pembersihan dan penyemprotan desinfektan di tempat-tempat umum di Provinsi Banten.

    Wahidin juga memerintahkan Dinas Kesehatan Provinsi Banten memperbanyak ruang isolasi. Juga menunjuk rumah sakit umum yang bisa dimanfaatkan.

    "Kalau perlu kantor-kantor yang tidak terpakai bisa digunakan sebagai ruang isolasi,"kata Wahidin lagi, terkait antisipasi wabah Corona.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.