Jalanan Lengang Saat Wabah Corona, Kondisi Udara Jakarta Membaik

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Lalu lintas kendaran bermotor terlihat sepi setelah meluasnya penyebaran virus Corona atau Covid-19, di Jalan HR. Rasuna Said, Jakarta, Jumat, 20 Maret 2020. TEMPO/Imam Sukamto

    Lalu lintas kendaran bermotor terlihat sepi setelah meluasnya penyebaran virus Corona atau Covid-19, di Jalan HR. Rasuna Said, Jakarta, Jumat, 20 Maret 2020. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo sudah meminta masyarakat agar tak bepergian ke luar rumah untuk menghindari wabah Corona. Himbauan tersebut secara tidak langsung berdampak kepada arus lalu lintas di jalanan Jakarta. 

    Dari pantauan Tempo di situs airvisual.com kondisi udara Jakarta pada Ahad, 22 Maret 2020 berada di level sehat. AirVisual merupakan lembaga yang mengukur kadar polusi kota di seluruh dunia.

    "Jakarta air quality index (AQI) dan polusi udara PM2.5 berada di angka 43 atau dalam kondisi yang bagus," bunyi pengumuman di laman airvisual.com, Ahad siang, 22 Maret 2020.

    Dengan kondisi ini, ranking udara Jakarta sebagai kota terpolusi di dunia turun hingga ke peringkat 57. Sedangkan di peringkat lima besar kota terpolusi ada di Wuhan (Cina), Delhi (India), Dhaka (Bangladesh), Hanoi (Vietnam), dan Chiang Mai (Thailand).

    Peringkat ini berbeda jauh bila dibandingkan pada Juni 2019. Saat itu Jakarta sempat menjadi kota terpolusi di dunia. Air Quality Index (AQI) Jakarta memiliki nilai 208 per Rabu pagi, 26 Juni 2019 pukul 08.33, yang artinya udara di Jakarta sangat tidak sehat.

    Pada Jumat pagi, 20 Maret 2020, sejumlah ruas jalan di Jakarta terpantau lengang. Hal ini merupakan imbas dari imbauan Pemerintah Pusat dan Pemerintah DKI Jakarta kepada masyarakat agar melakukan segala aktivitas di rumah untuk menghindari penularan virus Corona atau COVID-19.

    "Kepada seluruh rakyat Indonesia saya harap tenang, tetap produktif agar penyebaran Covid-19 ini bisa kita hambat dan kita stop. Dengan kondisi ini, saatnya kita bekerja dari rumah, belajar dari rumah, ibadah di rumah," kata Jokowi.

    M JULNIS FIRMANSYAH 


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Cara Perlawanan 75 Pegawai KPK yang Gagal TWK

    Pegawai KPK yang gagal Tes Wawasan Kebangsaan terus menolak pelemahan komisi antirasuah. Seorang peneliti turut menawarkan sejumlah cara perlawanan.