Pemkab Bekasi Konfirmasi 1 Pasien Suspect Corona Meninggal

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas medis bersiap mengisolasi pasien saat simulasi penanganan pasien diduga terjangkit virus corona di Ruang Isolasi RSUP Sanglah, Denpasar, Bali, Rabu, 12 Februari 2020. Meskipun hingga saat ini belum ada yang terkena virus corona di Indonesia, pihak rumah sakit di Bali terus melatih kesiapsiagaan petugas medis. Johannes P. Christo

    Petugas medis bersiap mengisolasi pasien saat simulasi penanganan pasien diduga terjangkit virus corona di Ruang Isolasi RSUP Sanglah, Denpasar, Bali, Rabu, 12 Februari 2020. Meskipun hingga saat ini belum ada yang terkena virus corona di Indonesia, pihak rumah sakit di Bali terus melatih kesiapsiagaan petugas medis. Johannes P. Christo

    TEMPO.CO, Bekasi - Pusat Informasi dan Komunikasi Covid-19 di Pemerintah Kabupaten Bekasi mencatat satu pasien suspect Corona atau Covid-19 meninggal dunia pada Jumat, 20 Maret 2020. 

    "Meninggalnya di Tangerang, dimakamkannya di Tambun," kata juru bicara Pusat Informasi dan Komunikasi Covid-19 di Kabupaten Bekasi, dr. Alamsyah pada Ahad, 22 Maret 2020.

    Ia mengatakan sebelumnya ada dua orang positif Corona yang meninggal dunia. Satu orang meninggal dunia di Cianjur dan satu lagi meninggal dunia di Jakarta.

    "Sampai dengan hari ini, kasus positif ada enam. Empat orang (positif) dirawat dalam kondisi stabil," kata Alamsyah.

    Sementara itu, orang dalam pemantauan (ODP) mencapai 96 (sudah selesai 18). Kemudian pasien dalam pengawasan (PDP) ada 40 (selesai pengawasan ada 3). Dari mereka ada beberapa diantaranya merupakan staf medis di sejumlah rumah sakit.

    Alamsyah menyatakan Pemkab Bekasi akan mengikuti skenario pemeriksaan massal yang akan digelar di Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi mulai Selasa. Mereka yang menjadi prioritas adalah orang dalam pemantauan berikut yang kontak erat.

    Setelah itu pasien dalam pengawasan berikut orang terdekatnya, serta orang terdekat pasien positif Corona. "Kami ikuti skenario yang disampaikan oleh Pak Gubernur (Ridwan Kamil)," kata Alamsyah.

    ADI WARSONO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada, Penyakit Yang Terabaikan Saat Pandemi Covid-19

    Wabah Covid-19 membuat perhatian kita teralihkan dari berbagai penyakit berbahaya lain. Sejumlah penyakit endemi di Indonesia tetap perlu diwaspadai.