Penyemprotan Disinfektan, Pemkot Tangsel Utamakan Ruang Publik

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kegiatan penyemprotan disinfektan secara massal yang digelar Pemkot Tangerang dalam mencegah penyebaran virus corona di area publik oleh petugas gabungan. ANTARA

    Kegiatan penyemprotan disinfektan secara massal yang digelar Pemkot Tangerang dalam mencegah penyebaran virus corona di area publik oleh petugas gabungan. ANTARA

    TEMPO.CO, Tangerang Selatan - Pemerintah Kota Tangerang Selatan berencana menyemprot cairan disinfektan dengan menggunakan mobil pemadam kebakaran di fasilitas sosial dan fasilitas umum. Langkah itu dilakukan setelah banyak warga yang meminta agar dilakukan penyemprotan disinfektan, 

    "Ini sedang koordinasi Damkar dan PMI Tangsel karena dalam posisi gugus tugas ini kami satu bidang, yakni bidang penanganan," kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan kota Tangsel, Uci Sanusi, Senin, 23 Maret 2020.

    Menurut Uci, dalam penyemprotan cairan disinfektan kesiapan mobil ambulans ketika ada yang harus dilakukan penanganan khusus harus segera siap.

    "Kami rencanakan area publik mana yang menjadi prioritas. Kalau menggunakan mobil pemadam justru yang pasti area publik yang memiliki kesulitan maka akan kami semprot menggunakan mobil pemadam," ujarnya.

    Sekretaris Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tangerang Selatan, Adjie Ekawarman, mengatakan permintaan penyemprotan disinfektan paling banyak diminta di area yang sering dikunjungi masyarakat. "Ini sedang kami koordinasikan, jadi banyak sekali permintaan penyemprotan disinfektan," ungkapnya.  

    Adjie menuturkan ada satu persoalan kegiatan penyemprotan belum dilakukan, yakni belum adanya cairan disinfektan. Di sisi lain, Pemkot sudah memiliki SDM dan alat, tetapi bahannya tidak ada.

    "Kami akan memprioritaskan mana yang fasos dan fasum artinya kalau komplek perumahan atau pasar tentu diutamakan pasar, " kata Adjie. Ia menyebut penyemprotan cairan disinfektan sulit dilakukan di lingkungan RT dan RW.

    MUHAMMAD KURNIANTO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wabah Virus Corona Datang, 13.430 Narapidana Melenggang

    Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly memutuskan pembebasan sejumlah narapidana dan anak demi mengurangi penyebaran virus corona di penjara