Cegah Virus Corona, Tempat Hiburan dan Mal di Jaksel Tutup

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi suasana sebuah mall

    Ilustrasi suasana sebuah mall

    TEMPO.CO, Jakarta - Sejumlah tempat hiburan dan pusat perbelanjaan (mal) di wilayah Jakarta Selatan ditutup sementara sebagai salah satu upaya pencegahan penularan virus corona COVID-19.

    Penutupan sementara berlangsung mulai Senin, 23 Maret 2020.
    Beberapa tempat hiburan dan pusat perbelanjaan yang ditutup seperti Blok M serta tempat hiburanSej di kawasan Melawai antara lain bioskop, tempat karaoke, diskotek, fitnes, panti pijat dan lainnya.

    Wali Kota Jakarta Selatan Marullah Matali mengatakan, penutupan tersebut dilakukan dalam rangka social distancing untuk mencegah penularan virus corona.

    "Sesuai dengan surat edaran dari Kepala Dinas Parekraf DKI Jakarta tentang social distancing," katanya.

    Menurut Marullah, penutupan sementara tempat hiburan dan mal tersebut berlaku untuk semua tempat hiburan dan mal yang terdapat di wilayah Jakarta Selatan tanpa kecuali.

    Penutupan sementara itu berlangsung dari 23 Maret hingga 5 April 2020 mendatang.

    Marullah berharap semua pihak mengikuti aturan tersebut untuk mencegah dampak yang lebih besar lagi yang ditimbulkan oleh wabah virus corona.

    Penutupan sementara itu diharapkan dapat menekan laju penyebaran virus corona di masyarakat dengan cara membatasi gerak masyarakat di luar ruangan dan melakukan aktivitas lebih banyak di rumah.

    Menurut Marullah, Gubernur DKI Jakarta telah mengeluarkan pengumuman tentang sanksi yang diberikan apabila ada yang tidak mematuhi aturan social distancing tersebut.

    "Nanti arahnya sudah represif. Jadi sekali lagi, pemerintah bukan hendak mempersulit tapi pemerintah hendak memberikan keselamatan kepada warga, cuma warga kadang-kadang enggak ngerti yah. Tolonglah media, tolong sampaikan kepada warga karena langkah ini bukannya hanya untuk mempersulit mereka tapi menyelamatkan mereka," kata Marullah.

    Sementara itu kegiatan penutupan tempat hiburan dan mal tersebut dilakukan oleh Satpol PP DKI Jakarta dan wilayah bersama petugas dari unsur Kepolisian serta TNI dan Dinas Perhubungan.

    Petugas menempelkan stiker di pintu masuk tempat hiburan dan mal bertuliskan 'Ditutup Sementara' dan menyertakan dasar hukum kebijakan tersebut.

    Kegiatan penutupan ini sesuai dengan Instruksi Gubernur Provinsi DKI Jakarta No.16 Tahun 2020 dan juga Keputusan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 337 Tahun 2020 serta Surat Edaran Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta Nomor 160/SE/2020.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.