Cegah Wabah Corona, Dua Mall di Tangerang Tutup Hingga 7 April

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi virus corona atau Covid-19. REUTERS

    Ilustrasi virus corona atau Covid-19. REUTERS

    TEMPO.CO, Tangerang -Dua mal besar di Kota dan Kabupaten Tangerang menutup gerai-gerai menyusul wabah virus Corona alias COVID-19.

    Dua mal tutup sementara terdampak Corona itu adalah Summarecon Mall Serpong (SMS) di Kecamatan Kelapa Dua Kabupaten Tangerang dan Tangerang City Mall di Kecamatan Tangerang Kota Tangerang.

    Cut Meutia Head of Corporate Communications PT Summarecon Agung Tbk mengatakan penutupan ini bersifat sementara dan dilakukan serentak mulai tanggal 25 Maret hingga 7 April 2020. Mal baru dibuka pada 8 April 2020.

    "Summarecon bersama-sama dengan seluruh tenant bertekad untuk berperan serta memutus rantai penularan virus tersebut, dengan menutup tiga Mall yang dimiliki Summarecon, yaitu Summarecon Mall Kelapa Gading, Summarecon Mall Serpong dan Summarecon Mall Bekasi,"kata Meutia dalam siaran pers yang diterima Tempo Rabu 25 Maret 2020.

    Penutupan sementara itu kata Meutia dilakukan sebagai upaya pihaknya mendukung program Pemerintah yang menghimbau masyarakat untuk tetap berada di rumah.

    Penutupan berlaku kepada seluruh tenant kecuali tenant yang menyediakan kebutuhan pokok masyarakat seperti; supermarket dan farmasi tetap buka dengan jam operasional tertentu.

    "Supermarket, farmasi, akan tetap buka, dengan jam operasional mulai pukul sepuluh pagi hingga pukul enam petang,"kata Meutia.

    Durasi jam itu berlaku di dua mall Summarecon Mall Serpong dan Summarecon Kelapa Gading. Sedangkan di Summarecon Mall Bekasi pukul 11.00 hingga 18.00 WIB.

    Kami bersama-sama seluruh tenant merencanakan akan beroperasi kembali seperti semula pada tanggal 8 April 2020.

    Sementara itu di Kota Tangerang Tangerang City Mall telah mengambil kebijakan dengan menutup pelayanan publik dan pusat makanan di mall yang terletak di jantung Kota Tangerang, Cikokol.

    Deputy Building Manager, Rawanto mengatakan baru akan menutup foodcourt di lantai 2 sebagai pusat jajan pada Jumat 27 Maret 2020.

    "Kami sudah lebih dulu menutup layanan publik di lantai 3, di sana ada Nano Healthy Family,"kata Rawanto.

    Rawanto menyebabkan
    4 pelayanan publik yang akan tutup adalah gerai SIM, Samsat, Paspor, Rekam e-KTP dan KIA.

    Berkaitan dengan Corona Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar pun sepekan sebelumnya telah menyerukan agar pelaku usaha menaati aturan menyusul pandemi covid-19 yang telah ditetapkan sebagai kejadian luar biasa oleh Provinsi Banten.

    Pemerintah Kabupaten Tangerang telah mengimbau agar tempat-tempat hiburan tutup selama dua pekan ke depan sejak Senin 16 hingga 30 Maret 2020.

    Imbauan lain yakni agar cafe, restoran, karaoke atau tempat keramaian membatasi jam operasional, dan menunda acara publik.

    Bupati Zaki pun telah menetapkan Kabupaten Tangerang sebagai daerah tanggap darurat bencana wabah penyakit Corona Desease 2019 (COVID-19). Keputusan Bupati Tangerang itu tertuang dalam SK Bupati bernomor 440/ Kep 273/ huk 2020 tertanggal 23 Maret 2020.

    Kebijakan serupa karena wabah Corona juga sudah ditetapkan Wali Kota Arief R Wismansyah di Kota Tangerang. Sejak sepekan tempat hiburan seperti karaoke sudah diminta tutup, termasuk taman taman tematik juga sudah ditutup.

    AYU CIPTA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.