Kawasan Perumahan di Kabupaten Bogor Disemprot Disinfektan Corona

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas menyemprotkan cairan disinfektan dengan mobil pemadam kebakaran (damkar) di ruas jalan protokol di kawasan Kota Tua, Jakarta, Ahad, 22 Maret 2020. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Petugas menyemprotkan cairan disinfektan dengan mobil pemadam kebakaran (damkar) di ruas jalan protokol di kawasan Kota Tua, Jakarta, Ahad, 22 Maret 2020. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Bogor - Sejumlah kawasan perumahan di Kabupaten Bogor disemprot disinfektan untuk mencegah penyebaran virus corona Covid-19, Rabu 25 Maret 2020. Penyemprotan disinfektan ini melibatkan petugas pemadam kebakaran (damkar).

    "Semua kita kerahkan termasuk yang di sektor-sektor. Tapi yang sudah beraksi ada tujuh unit," ujar Kepala Dinas Damkar Kabupaten Bogor Ma'mur dihubungi di Bogor, Rabu. 

    Menurutnya, tujuh unit mobil damkar yang difungsikan untuk menyemprot cairan disinfektan berasal dari Sektor Cibinong sebanyak tiga unit, Sektor Cileungsi dua unit, dan Sektor Ciomas dua unit.

    Ma'mur mengatakan penyemprotan disinfektan Covid-19 ke berbagai sarana dan praarana perumahan itu sudah dilakukan sejak Selasa 24 Maret lalu. Penyemprotan dilakukan di Perumahan Mutiara Sentul, Perumahan Natune Sentul, Perumahan Harmoni 3 Cileungsi, Perumahan Limus Paratama dan lain-lain.

    "Jadwal hari ini penyemprotan Perumahan Kota Wisata dan Metland dilakukan oleh personel dari sektor Cileungsi. Kemudian Perumahan Ciomas dilakukan oleh personel sektor Ciomas," kata Ma'mur.

    Ia menjelaskan air yang disemprotkan melalui tanki mobil damkar tidak 100 persen cairan disinfektan untuk pencegahan corona, melainkan campuran antara 3.000 air dengan tiga liter cairan disinfektan. "Komposisi itu hasil rekomendasi dari Dinkes (Dinas Kesehatan) dan PMI (Palang Merah Indonesia)," jelasnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.