Cegah Corona, Kaleng Cat dan Galon Jadi Tempat Cuci Tangan

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga RT 009/ RW 05 Kelurahan Kebayoran Lama Selatan memanfaatkan kaleng cat sebagai wadah tempat cuci tangan untuk mencegah penyebaran Virus Corona COVID-19, Rabu, 25 Maret 2020. (ANTARA/HO-Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Jakarta Selatan)

    Warga RT 009/ RW 05 Kelurahan Kebayoran Lama Selatan memanfaatkan kaleng cat sebagai wadah tempat cuci tangan untuk mencegah penyebaran Virus Corona COVID-19, Rabu, 25 Maret 2020. (ANTARA/HO-Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Jakarta Selatan)

    TEMPO.CO, Jakarta - Warga Jakarta Selatan berinisiatif membuat tempat cuci tangan swadaya dari bahan seadanya seperti kaleng bekas cat dan galon air untuk mencegah penyebaran virus corona.

    "Memang kita mendorong lurah, RT dan RW secara swadaya menyediakan tempat pencuci tangan umum untuk warga di wilayahnya masing-masing," kata Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Jakarta Selatan, Isnawa Adji saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Rabu 25 Maret 2020.

    Bahan-bahan yang digunakan seperti kaleng cat bekas, galon air, hingga mesin dispenser bekas lengkap dengan galon airnya dijadikan tempat cuci tangan yang dapat digunakan oleh masyarakat secara umum.

    Hal ini merupakan upaya Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kota Jakarta Selatan untuk mencegah cepatnya penyebaran virus di wilayah hotspot corona itu. Salah satu upayanya dengan memperbanyak titik-titik tempat cuci tangan yang dibuat secara mandiri di lingkungan warga.

    Warga Jakarta Selatan memanfaatkan dispenser air minum sebagai tempat cuci tangan untuk mencegah penyebaran Virus Corona COVID-19, Rabu (25/3/2020) (ANTARA/HO-Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Jakarta Selatan)

    Inisiatif ini muncul atas dorongan situasi saat ini, karena terjadinya kelangkaan cairan pembersih tangan (hand sanitizer) di pasaran dan terbatasnya kemampuan pemerintah melakukan penyemprotan disinfektan di pemukiman warga.

    "Jadi kita minta lurah, RT dan RW coba secara swadaya, misalnya tidak perlu pakai bahan bagus-bagus, bikin seadanya, yang penting bisa digunakan untuk mencuci tangan," kata Isnawa yang juga menjabat sebagai Wakil Wali Kota Jakarta Selatan ini.

    Dengan adanya tempat pencuci tangan ini, masyarakat tidak perlu menggunakan sanitizer yang sedang langka, cukup dengan mencuci tangan secara rutin di tempat-tempat pencucian tangan yang tersedia di sejumlah titik.

    Tempat cuci tangan swadaya untuk cegah penularan corona ini telah dibuat oleh warga di sejumlah tempat seperti di RW 012 Kelurahan Grogol Utara, Kelurahan Cipete, RW 02 Kelurahan Lenteng Agung, RW 05 Kebayoran Lama Selatan, RW 04 Ulujami dan masih banyak lainnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wabah Virus Corona Datang, 13.430 Narapidana Melenggang

    Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly memutuskan pembebasan sejumlah narapidana dan anak demi mengurangi penyebaran virus corona di penjara