Tempat Menginap Petugas Medis DKI Selama Wabah Virus Corona

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah petugas medis berada di salah satu hotel milik BUMD DKI, yang ditunjuk menjadi tempat tinggal tim medis yang bertugas dalam penanggulangan wabah Virus Corona. Hari ini terdapat 138 tenaga medis dari RSUD Tarakan dan RSUD Pasar Minggu mulai menempati hotel Grand Cempaka Business di Jalan Letjen Suprapto, Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Dok Humas Pemprov DKI

    Sejumlah petugas medis berada di salah satu hotel milik BUMD DKI, yang ditunjuk menjadi tempat tinggal tim medis yang bertugas dalam penanggulangan wabah Virus Corona. Hari ini terdapat 138 tenaga medis dari RSUD Tarakan dan RSUD Pasar Minggu mulai menempati hotel Grand Cempaka Business di Jalan Letjen Suprapto, Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Dok Humas Pemprov DKI

    TEMPO.CO, Jakarta - Para tenaga medis di DKI Jakarta kini telah disiapkan empat hotel untuk tempat tinggal sementara selama wabah virus corona atau Covid-19. Hotel yang disiapkan oleh Pemerintah Provinsi DKI ini dikelolah oleh PT Jakarta Tourisindo. Salah satunya adalah Grand Cempaka Business Hotel di Cempaka Putih, Jakarta Pusat.

    Gubernur DKI Anies Baswedan mengatakan ada tenaga medis yang khawatir pulang ke rumah karena takut menularkan virus corona. "Sebagian dari tenaga medis merasa perlu tidak pulang, khawatir nanti kalau pulang punya risiko," kata Anies dalam konferensi pers daring di Balai Kota, Kamis 26 Maret 2020.

    Petugas medis mendaftar dirinya untuk tinggal di salah satu hotel milik BUMD DKI, yang ditunjuk menjadi tempat tinggal tim medis yang bertugas dalam penanggulangan wabah Virus Corona. Gubernur DKI Jakarta Aneis Baswedan menjadikan 4 hotel milik DKI sebagai tempat tinggal sementara bagi petugas medis corona. Satu di antaranya adalah Hotel Grand Cempaka Business milik BUMD Jakarta, PT. Jakarta Tourisindo. Dok Humas Pemprov DKI

    Anies mengatakan, hal itu terjadi karena tenaga medis berpotensi paling tinggi terpapar virus corona. Di Jakarta, tercatat 50 tim medis terpapar virus corona dengan dua orang meninggal.

    Anies mengatakan ada 700 tempat tidur yang disediakan untuk para tenaga medis di hotel-hotel yang dikelola BUMD DKI itu. Para tenaga medis akan dilayani semua kebutuhannya.

    DKI juga menyediakan antar jemput bagi tenaga medis ini dengan bus Transjakarta dari hotel dan rumah sakit.

    Anies Baswedan ikut menyelipkan surat bagi para tenaga medis tersebut.
    "Ibu, bapak, dan rekan-rekan yang saya banggakan. Atas nama seluruh warga Jakarta ijinkanlah saya mengucapkan terimakasih yang tak terhingga untuk segala pengorbanan dan keikhlasan. Ibu, bapak, dan rekan-rekan telah berjuang turun tangan melayani warga Jakarta menjalani masa yang sulit. Perjuangan yang sangat mulia yang penuh tantangan dan risiko. Perjuangan inilah yang menguatkan harapan bahwa Insya Allah kita akan dapat segera melewati masa penuh cobaan ini," tulis Anies dalam surat tersebut.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wabah Virus Corona Datang, 13.430 Narapidana Melenggang

    Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly memutuskan pembebasan sejumlah narapidana dan anak demi mengurangi penyebaran virus corona di penjara