Tegal Lockdown, Bus Tak Layani Penumpang di Terminal Kalideres

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas melakukan pengalihan jalur saat penutupan sebagian jalan protokol Kota Tegal, Jawa Tengah, Senin dinihari, 23 Maret 2020. Pemkot juga mencegah adanya kerumunan massa di jalan untuk mencegah penyebaran COVID-19. ANTARA/Oky Lukmansyah

    Petugas melakukan pengalihan jalur saat penutupan sebagian jalan protokol Kota Tegal, Jawa Tengah, Senin dinihari, 23 Maret 2020. Pemkot juga mencegah adanya kerumunan massa di jalan untuk mencegah penyebaran COVID-19. ANTARA/Oky Lukmansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Bus arah Jakarta-Tegal kini tak lagi melayani penumpang di Terminal Kalideres sejak Kamis malam setelah Tegal lockdown karena corona.

    "Dari tadi malam bus-bus menuju Tegal sudah tidak ada di Terminal Kalideres. Jadi mereka langsung berhenti di pool masing-masing seperti Sinar Jaya poolnya di Bekasi," ujar Kepala Terminal Kalideres Revi Zulkarnaen, di Jakarta, Jumat 27 Maret 2020.

    Ia mengatakan hal tersebut terkait dengan kebijakan karantina wilayah yang diterapkan di Tegal. Bus yang mengantarkan penumpang ke Tegal harus berhenti sampai Pekalongan, Pemalang, Cilacap, dan Purwokerto karena tak bisa memasuki kota itu.

    Revi menyebut arus mudik ke arah Tegal menunjukkan penurunan penumpang semenjak wabah Corona (COVID-19) merebak di Jakarta.

    Bus Sinar Jaya yang tidak jadi berangkat ke Tegal masih terparkir di kawasan terminal itu. "Bus hanya parkir tapi tidak ada penumpang. Penurunan Jumat ini, bahkan bisa capai 40 sampai 50 persen dari penumpang biasanya," katanya.

    Langkah lockdown atau karantina wilayah disampaikan Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono yang memutuskan untuk mengambil kebijakan local lockdown dengan menutup akses keluar masuk kota selama empat bulan ke depan.

    Namun Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan kebijakan yang diambil Tegal bukan lockdown, melainkan isolasi kampung.  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.