Ada 17.534 Warga Jakarta Ikut Rapid Test Corona, Ini Hasilnya

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas Dinas Kesehatan Kota Depok mengambil sampel darah pengguna kendaraan saat tes cepat (rapid test) virus Corona dengan sistem drive thru di Cimanggis, Depok, Jawa Barat, Ahad, 29 Maret 2020. ANTARA/Muhammad Adimaja

    Petugas Dinas Kesehatan Kota Depok mengambil sampel darah pengguna kendaraan saat tes cepat (rapid test) virus Corona dengan sistem drive thru di Cimanggis, Depok, Jawa Barat, Ahad, 29 Maret 2020. ANTARA/Muhammad Adimaja

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua II Gugus Tugas COVID-19 Provinsi DKI Jakarta, Catur Laswanto mengatakan hingga Selasa sore, 31 Maret 2020 Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah melakukan tes cepat atau rapid test Corona  kepada 17.534 orang. Hasilnya, ada 282 orang dinyatakan positif Corona.

    "Pemprov DKI sudah melaksanakan rapid test di lima wilayah kota dan satu kabupaten administrasi Kepulauan Seribu," ujar Catur dalam konferensi pers yang dilakukan secara daring, di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa. Mengikuti protokol kesehatan yang berlaku, Catur melanjutkan, 282 orang yang dinyatakan positif Corona ini akan ditindaklanjuti dengan tes swab PCR (polymerase chain reaction). 

    Sementara itu, menurut data Pemprov DKI Jakarta hingga Selasa sore, tercatat 741 kasus positif Corona. Lalu sebanyak 451 orang masih dalam perawatan, sementara 157 orang menjalani isolasi mandiri.

    Catur juga mengungkapkan dari jumlah kasus positif Corona, sebanyak 49 orang dinyatakan sembuh, 94 meninggal, dan 640 orang masih menunggu hasil tes. Sementara itu, untuk tenaga medis yang terpapar COVID-19 sebanyak 81 orang yang tersebar di 30 rumah sakit.

    Selanjutnya, untuk kasus orang dalam pemantauan (ODP) tercatat 2.302 orang, 499 orang masih dalam pemantauan, 183 orang telah selesai dipantau. Sementara, pasien dalam pengawasan (PDP) saat ini berjumlah 1.086 orang, di antaranya 747 orang masih dirawat dan 339 orang telah selesai menjalani perawatan.

    Sebelumnya, pada Senin, 30 Maret 2020 tercatat ada 720 kasus positif Corona di Jakarta. Lalu ada 48 orang sembuh dan 76 meninggal.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTUN: Blokir Internet di Papua dan Papua Barat Melanggar Hukum

    PTUN umumkan hasil sidang perihal blokir internet di Papua dan Papua Barat pada akhir 2019. Menteri Kominfo dan Presiden dinyatakan melanggar hukum.