Bekasi Kerahkan Drone Semprot Disinfektan di Jalan Protokol

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TNI AU dan Federasi Aerosport Indonesia (FASI) melaksanakan uji coba proses penyemprotan disinfektan menggunakan drone, Jumat 27 Maret 2020. Adapun kapasitas drone bervariasi, antara 10 liter dan 16 liter cairan disinfektan. Diharapkan, penyemprotan disinfektan dengan drone ini akan menjangkau lokasi yang sulit dijangkau. Tempo/Tony Hartawan

    TNI AU dan Federasi Aerosport Indonesia (FASI) melaksanakan uji coba proses penyemprotan disinfektan menggunakan drone, Jumat 27 Maret 2020. Adapun kapasitas drone bervariasi, antara 10 liter dan 16 liter cairan disinfektan. Diharapkan, penyemprotan disinfektan dengan drone ini akan menjangkau lokasi yang sulit dijangkau. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Bekasi - Pemerintah Kota Bekasi menggunakan drone untuk menyemprot disinfektan ke sejumlah jalan protokol untuk mencegah penyebaran corona COVID-19.

    Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahjono mengatakan pemerintah kota menggandeng sejumlah komunitas drone dalam kegiatan ini seperti Federasi Drone Indonesia, Kalong dan Agrodrone.

    "Masing-masing komunitas drone itu menerjunkan dua armadanya. Ini kali pertama kita berkolaborasi dengan komunitas drone dalam upaya pencegahan COVID-19," katanya di Bekasi, Selasa.

    Dia menjelaskan penyemprotan dari udara dilakukan di sejumlah titik strategis di antaranya ruas Jalan Ahmad Yani, Jalan Sultan Agung, serta Jalan Juanda.

    "Jalan-jalan ini merupakan jalan protokol yang memiliki arus lalu lintas terpadat di Bekasi," ujar dia.

    Pemerintah Kota Bekasi mengucapkan terima kasih kepada relawan dari komunitas drone yang turut berpartisipasi membantu pemerintah daerah dalam upaya mencegah penyebaran COVID-19 di wilayahnya.

    "Semoga sinergitas yang sudah terjalin baik ini bisa dilanjutkan di kegiatan-kegiatan selanjutnya," kata dia.

    Dalam penyemprotan disinfektan itu, Stadion Patriot Candrabhaga juga tak luput dari sasaran. Sebab stadion itu direncanakan akan diubah menjadi tempat isolasi alternatif warga berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

    "Tentu jadi perhatian kita juga karena saat nanti RSUD Kota Bekasi tak sanggup lagi menampung pasien COVID-19 stadion ini jadi salah satu alternatif tempat penanganan dan perawatan warga," katanya.

    Di stadion kebanggaan warga Kota Bekasi itu bahkan kini telah disiapkan 55 tempat tidur pasien serta sejumlah sarana dan prasarana penunjang kesehatan lainnya.

    "Semoga apa yang kita siapkan ini sia-sia karena saya yakin masyarakat Kota Bekasi sehat semua, asal mau sama-sama saling menjaga, menjaga jarak dan menjaga kesehatan," ujar dia.

    Selain menggunakan media drone penyemprotan disinfektan corona juga dilakukan dengan menggunakan armada water canon Polres Bekasi Kota dan armada Dinas Pemadam Kebakaran setempat. "Semua petugas yang melakukan penyemprotan baik dari Polres, TNI, Damkar, hingga instansi Pemkot Bekasi dibekali alat pelindung diri sebelum bertugas," kata Tri. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.