Dua Tenaga Medis Positif Corona Dalam Kondisi Hamil

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tenaga medis melakukan sterilisasi menggunakan cairan desinfektan dan di cek suhu tubuhnya sebelum menuju lokasi Rumah Sakit yang menangani virus corona di Hotel Grand Cempaka, Jakarta, Sabtu, 28 Maret 2020. Fasilitas ini diberikan para tenaga medis yang bekerja menangani kasus virus corona di RSUD Tarakan dan RSUD Pasar Minggu TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    Tenaga medis melakukan sterilisasi menggunakan cairan desinfektan dan di cek suhu tubuhnya sebelum menuju lokasi Rumah Sakit yang menangani virus corona di Hotel Grand Cempaka, Jakarta, Sabtu, 28 Maret 2020. Fasilitas ini diberikan para tenaga medis yang bekerja menangani kasus virus corona di RSUD Tarakan dan RSUD Pasar Minggu TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Tim Gugus Covid 19 DKI Jakarta mencatat kini ada 84 tenaga medis yang positif Corona"Dua diantaranya dalam kondisi hamil," ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes DKI, Dwi Oktavia, saat konferensi pers daring di Balai Kota, Rabu 1 April 2020.

    Dwi melanjutkan satu tenaga medis yang positif Corona dinyatakan meninggal. Selain itu, Tim Gugus Covid juga menerima laporan dua orang dokter spesialis yang positif terkena Covid-19 meninggal. Dua dokter itu berdomisili di Jakarta, tetapi dari rumah sakit di luar Jakarta.

    Jumlah tenaga medis yang positif terpapar virus Corona terus bertambah dari 81 orang per 31 Maret 2020 menjadi 84 orang pada Rabu, 1 April 2020. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan jumlah tenaga medis yang terpapar tersebut menggambarkan tingginya risiko penyebaran virus Corona bagi petugas kesehatan.

    Anies menyebutkan kondisi tersebut menjadi dasar bahwa perlindungan kepada tenaga medis mutlak diperlukan. Jakarta, kata dia, telah menyiapkan alat kelengkapan diri (APD) untuk seluruh tenaga medis yang bertugas.

    Selain itu, lanjut Anies, saat ini rapid test Corona atau pemeriksaan cepat diprioritaskan bagi tenaga medis. "Rapid test pertama diprioritaskan sehingga mereka memiliki rasa tenang jika ada gejala awal (virus Corona) cepat bisa ditangani," ujarnya.

    TAUFIQ SIDDIQ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ajakan dalam Cuitan Kristen Gray Versus Izin Tinggal WNA di Indonesia

    Sejak 18 Januari 2021, terpantau sejumlah warganet yang membicarakan Kristen Gray, Ia warga negara asing atau WNA asal Amerika Serikat.