Polisi Tunggu Hasil Tes Swab Pelaku Perampokan Toko Emas

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Perampokan toko emas Cantik terjadi di Pasar Pecah Kulit, Taman Sari, Jakarta Barat, Jumat siang, 28 Februari 2020. Foto: Antara

    Perampokan toko emas Cantik terjadi di Pasar Pecah Kulit, Taman Sari, Jakarta Barat, Jumat siang, 28 Februari 2020. Foto: Antara

    TEMPO.CO, Jakarta - Polres Metro Jakarta Barat tengah menunggu hasil tes swab (cairan tenggorokan) pelaku perampokan toko emas di Pasar Pecah Kulit, Tamansari, Willy Susetia, 67 tahun.

    "Kami masih menunggu hasil tes swab Willy. Kemudian untuk penjaga dan penyidik yang mengeceknya sementara menjalani isolasi mandiri," Kasatreskrim Polres Jakarta Barat, Komisaris Polisi Teuku Arsya Khadafi, Jumat, 3 April 2020.

    Willy sebelumnya menjalani perawatan RS Polri Kramatjati sejak 3 Maret 2020 karena sakit gula. Lantas ia meninggal pada Kamis, 2 April 2020 diduga terpapar virus Corona dan disertai penyakit komplikasi diabetes.

    Arsya mengatakan saat di RS Polri Kramatjati, Willy berada di tempat khusus untuk tahanan sakit selama sebulan. Namun beberapa hari sebelum meninggal, Willy mengalami batuk selama berhari-hari.

    Jenazah korban ditangani oleh RS Polri Kramat Jati sesuai dengan prosedur operasional standar (SOP) penanganan jenazah Corona dan dilakukan kremasi. Willy ditangkap sekitar satu bulan lalu lantaran melakukan perampokan toko emas di daerah Tamansari, Jakarta Barat.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.