Pasien Corona Bojong Gede Sembuh, tapi Ibunya Meninggal

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja medis bertugas di ruang isolasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cibinong di Bogor, Jawa Barat, Selasa 3 Maret 2020. RS tersebut menyiapkan ruang isolasi khusus dan tim medis pencegahan penyakit menular untuk penanganan jika ditemukan pasien yang terjangkit virus corona. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya

    Pekerja medis bertugas di ruang isolasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cibinong di Bogor, Jawa Barat, Selasa 3 Maret 2020. RS tersebut menyiapkan ruang isolasi khusus dan tim medis pencegahan penyakit menular untuk penanganan jika ditemukan pasien yang terjangkit virus corona. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya

    TEMPO.CO, Bogor - Seorang laki-laki usia 35 tahun warga Bojong Gede, Kabupaten Bogor, sembuh dari infeksi virus corona atau COVID-19. Namun ibunya, yang tertular virus dari anaknya itu, meninggal di RS Persahabatan.

    "Sudah dilakukan tes swab dua kali, dan hasilnya negatif COVID-19," ujar Bupati Bogor Ny Ade Yasin saat dihubungi Antara di Bogor, Jumat 3 April 2020.

    Pasien COVID-19 yang terpapar di sebuah klub dansa di Jakarta itu kondisinya membaik setelah lebih dari dua pekan menjalani karantina di ruang isolasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cibinong.

    Ade Yasin menerangkan, awal mula pria Bojong Gede itu berdansa tango dengan guru dansanya yang berusia 33 tahun pada 25 Februari 2020. Esok harinya, pria itu langsung demam dan berhasil surut dua hari kemudian.

    Namun, setelah demamnya surut, jelang sehari, 29 Februari 2020 pasien ini mengeluh tidak bisa mengendus bau dengan baik. Tapi, sejak tanggal 28 Februari, pegawai swasta ini sudah mulai masuk kerja di Jakarta.

    Pasien tersebut mulai merasakan sesak nafas pada 7 Maret 2020. Kemudian ia dinyatakan positif terinfeksi COVID-19 setelah melaksanakan serangkaian pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Persahabatan Jakarta.

    Virus tersebut menular ke ibunya yang berusia 67 tahun. Pada 16 Maret 2020, perempuan yang berprofesi sebagai konsultan pajak itu juga dinyatakan terinfeksi COVID-19.

    Ibu itu meninggal saat dirawat di RSUP Persahabatan Jakarta pada Kamis 19 Maret 2020. Jenazah pasien corona itu langsung dikebumikan di Jakarta, tanpa dibawa terlebih dahulu ke tempat tinggalnya di Kabupaten Bogor.

    Pria Bojonggede ini menambah jumlah pasien COVID-19 di Kabupaten Bogor yang sembuh menjadi tiga orang.

    Sebelumnya, Ade Yasin menyebutkan bahwa dua pasien positif terinfeksi virus corona COVID-19 yang tinggal di Kabupaten Bogor Jawa Barat berhasil sembuh. "Yang berdomisili di Cibinong dan Gunung Putri. Kemarin hasil pemeriksaan (swab) negatif," ujarnya.

    Pasien sembuh corona yang berdomisili di Cibinong merupakan seorang laki-laki berusia 27 tahun yang berprofesi sebagai pramugara. Ia dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cibinong, setelah terinfeksi COVID-19 dari riwayat perjalan terakhirnya ke Singapura.

    Sementara, pasien sembuh corona yang berdomisili di Gunung Putri yaitu seorang laki-laki berusia 30 tahun yang dirawat di RSPI Jakarta. Ia merupakan perawat di salah satu rumah sakit Jakarta yang pernah menangani pasien kasus positif COVID-19


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTUN: Blokir Internet di Papua dan Papua Barat Melanggar Hukum

    PTUN umumkan hasil sidang perihal blokir internet di Papua dan Papua Barat pada akhir 2019. Menteri Kominfo dan Presiden dinyatakan melanggar hukum.