Voting Wagub DKI Digelar Besok, Kenapa Fraksi PKS Tunggu Polda?

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ahmad Riza Patria dan Nurmansjah Lubis. Dok.Tempo / Dok.Pribadi

    Ahmad Riza Patria dan Nurmansjah Lubis. Dok.Tempo / Dok.Pribadi

    TEMPO.CO, Jakarta -Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah dari fraksi Partai Keadilan Sejahtera, Nasrullah, mengatakan pihaknya menunggu respon Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya terkait surat izin menggelar rapat paripurna pemilihan Wagub DKI besok, Senin, 6 April 2020.

    Menurut Nasrullah, pimpinan DPRD telah menyerahkan surat izin tersebut. “Saya dengar pak pimpinan sudah menyerahkan surat izin ke Kapolda. Kita tunggu nanti kebijakannya bagaimana,” kata Nasrullah lewat pesan pendek, Ahad, 5 April 2020.

    Meski begitu, Nasrullah menegaskan kalau pihaknya tetap meminta agar rapat paripurna pemilihan wakil gubernur DKI Jakarta itu diundur. Alasannya Presiden Joko Widodo alias Jokowi dan Kepala Kepolisian RI Jenderal Idham Aziz telah mengimbau masyarakat menghindari kerumunan di masa wabah COVID-19 seperti saat ini. “Toh waktu pilwalgub masih lama dan biarkan agar kondisi ini aman dan tidak membahayakan untuk orang.

    Sebelumnya, di tengah ancaman virus Corona atau COVID-19 yang melanda Indonesia, panitia pemilihan calon Wakil Gubernur DKI Jakarta tetap melaksanakan uji kelayakan atau fit and proper test pada Jumat lalu, 3 April 2020. Namun berbeda dengan tes pada umumnya, uji kelayakan itu dilakukan secara jarak jauh alias online. 

    "Iya ternyata menggunakan zoom, jadi hanya legislatif DPRD saja yang bisa akses," kata calon Wakil Gubernur DKI Jakarta dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Nurmansjah Lubis saat dihubungi Tempo, Ahad, 5 April 2020.

    Meskipun digelar lewat jarak jauh, Nurmansjah menyayangkan siaran fit and proper test itu hanya bisa diakses terbatas. 

    Padahal, ia merasa sesi penyampaian visi misi dan tanya-jawab dari 9 fraksi di DPRD perlu diketahui masyarakat luas agar masyarakat mengetahui kualitas calon Wakil Gubernur DKI Jakarta yang akan mendampingi Anies Baswedan.

    Saat ini, ia tinggal menunggu voting yang akan dilakukan 106 anggota DPRD secara langsung besok. "Voting tanggal 6 April jam 13.00, tergantung juga apakah izin kepolisian keluar, karena saat voting yang melibatkan orang banyak diselenggarakan saat darurat kesehatan," kata Nurmansjah.

    Pemilihan Wagub DKI Jakarta digelar untuk menggantikan Sandiaga Uno yang mundur karena mendampingi Prabowo Subianto dalam Pilpres 2019. Ada dua nama yang bertarung dalam bursa pemilihan Wagub DKI, yakni politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Nurmansjah Lubis dan Ketua DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria.

    Keduanya akan dipilih melalui sistem voting tertutup yang dilakukan legislator DKI. Namun sebelumnya, Nurmansjah Lubis dan Ahmad Riza Patria harus menjalani uji kepatutan dan kelaikan (fit and proper test) yang sudah dijalani melalui teleconfrence pada Jumat lalu.

    ADAM PRIREZA | M JULNIS FIRMANSYAH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.