Pemilihan Wagub: Anies Baswedan Ingin Ahmad Riza Segera Kerja

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan usai menghadiri rapat paripurna DPRD tentang pemilihan wakil gubernur. Senin 6 April 2020. Tempo/Taufiq Siddiq

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan usai menghadiri rapat paripurna DPRD tentang pemilihan wakil gubernur. Senin 6 April 2020. Tempo/Taufiq Siddiq

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan , menyampaikan ucapan selamat kepada Ahmad Riza Patria usai terpilih menjadi Wakil Gubernur DKI Jakarta dalam rapat paripurna DPRD Senin, 6 April 2020. Anies ikut hadir dalam proses pemilihan dengan mengenakan masker hitam. 

    Ia berharap bisa bekerja sama dengan Ahmad Riza di sisa periode jabatan yang akan berakhir pada 2022. "Saya mengucapkan selamat dan Insha Allah kami bisa kerja sama dengan baik," ujar Anies saat ditemui di Balai Kota, Senin 6 April 2020.

    Mantan menteri pendidikan dan kebudayaan ini meminta agar proses penetapan Riza sebagai wakil gubernur segera diselesaikan sehingga bisa mulai bekerja di Pemprov DKI. Termasuk juga, kata dia, menyerahkan nama ke Kementerian Dalam Negeri agar segela dilantik. "Berdasarkan PP Nomor 12 tahun 2018 nanti proses ini dilanjutkan dengan pengusulan kepada presiden melalui Mendagri sesudah itu pelantikan," ujar Anies.

    Riza mengumpulkan suara terbanyak dalam pemilihan wakil gubernur dengan meraih 81 suara. Sementara lawannya, Nurmansjah Lubis dari Partai Keadilan Sejahtera, hanya mendapatkan 17 suara. Total ada 100 suara dengan dua suara tidak sah. 

    Ahmad Riza menggantikan posisi wakil gubernur sebelumnya, Sandiaga Uno. Sandiaga mundur pada Agustus 2018 karena maju dalam Pemilihan Presiden 2019.

    Ahmad Riza Patria sebelumnya anggota DPR RI Komisi V dari Partai Gerindra. Sebelum terpilih menjadi Wagub, dia telah mengundurkan diri. Ia juga pernah mengikuti Pemilihan Gubernur DKI Jakarta sebagai Cawagub mendampingi Calon Gubernur Hendardji Soepandji, pada 2012.

    TAUFIQ SIDDIQ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.